Program MBG Gerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Ekosistem Pangan Nasional

 

JAKARTA– Program Makan Bergizi Gratis juga dinilai memiliki dampak ekonomi yang luas, khususnya dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah.

Program ini melibatkan petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, serta tenaga kerja lokal dalam rantai pasok produksi dan distribusi makanan bergizi.

“Program ini menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan produktif.

Bahan pangan dipasok dari petani lokal, diproduksi oleh tenaga kerja lokal, dan didistribusikan oleh pelaku usaha daerah.

Artinya, Program Makan Bergizi Gratis juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Waka BGN Lodewyk Pusung.

MBG TV yang diinisiasi oleh Forum Jupnas Gizi Bangun Jaringan Nasional Melalui 13 TV Lokal dari Jawa, Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi hingga Maluku

Sebagai media broadcasting nasional yang tengah dikembangkan, MBG TV telah menjalin kerja sama strategis dengan 13 stasiun televisi lokal yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku.

Kerja sama ini memastikan distribusi informasi edukasi gizi dan Program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau masyarakat secara luas dan merata.

Di Provinsi Jawa Barat, MBG TV bekerja sama dengan Bandung TV yang menjangkau wilayah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, serta sebagian wilayah Kabupaten Sumedang, khususnya Kecamatan Jatinangor

. Jangkauan ini mencakup kawasan perkotaan padat serta wilayah penyangga pendidikan dan industri.

Masih di wilayah barat Indonesia, CTV Banten memperluas distribusi siaran MBG TV ke wilayah strategis Jabodetabek, meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, termasuk wilayah administratif Kepulauan Seribu.

Kawasan ini merupakan pusat pemerintahan, ekonomi, dan konsentrasi populasi terbesar di Indonesia.

Di Kalimantan Timur, MBG TV menggandeng PKTV Kaltim yang menjangkau Kabupaten Kutai Timur, Kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi, serta Kota Bontang yang merupakan kawasan industri strategis di wilayah Kalimantan.

Untuk wilayah Jawa Timur, kerja sama dilakukan dengan Surabaya TV yang mencakup Kota Surabaya sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, serta wilayah penyangga penting lainnya seperti Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Lamongan.

Di Sumatera Selatan, MBG TV bekerja sama dengan Sriwijaya TV yang menjangkau Kota Palembang sebagai ibu kota provinsi, serta wilayah Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang merupakan wilayah penting dalam sektor pertanian dan pengembangan wilayah Sumatera bagian selatan.

Untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan, MBG TV menggandeng Jogja TV dengan cakupan wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Gunung Kidul.

Selain itu, siaran juga menjangkau wilayah eks Karesidenan Surakarta di Provinsi Jawa Tengah, termasuk Kota Surakarta (Solo), Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Sukoharjo.

Di Jawa Tengah bagian utara dan tengah, kerja sama dilakukan dengan Semarang TV yang menjangkau Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan, sebagian wilayah Kabupaten Temanggung, Kota Salatiga, Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Grobogan (Purwodadi).

Di Provinsi Kalimantan Tengah, MBG TV bekerja sama dengan Dayak TV yang menjangkau Kota Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi, serta wilayah Kabupaten Katingan, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas.

Untuk memperkuat penetrasi siaran di wilayah perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah, MBG TV juga bekerja sama dengan TATV Jogja–Solo yang menjangkau Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, Kabupaten Wonogiri, serta wilayah Jawa Tengah lainnya seperti Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Magelang.

Di Provinsi Aceh, MBG TV menggandeng Aceh TV yang menjangkau Kota Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi, Kota Sabang, Kota Langsa, serta Kota Sinabang di Kabupaten Simeulue, memperkuat distribusi informasi di wilayah barat Indonesia.

Di Provinsi Sulawesi Utara, kerja sama dilakukan dengan Kawanu TV yang menjangkau Kota Manado sebagai ibu kota provinsi, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Tomohon, Kota Bitung, serta wilayah sekitarnya yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi bagian utara.

 

Di Provinsi Lampung, MBG TV bekerja sama dengan Siger TV yang menjangkau Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Kota Metro, dan Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi.

Sementara itu, untuk wilayah Indonesia bagian timur, MBG TV menggandeng Carang TV Ambon yang menjangkau Kota Ambon dan wilayah Pulau Ambon di Provinsi Maluku, memperluas akses masyarakat terhadap informasi edukasi gizi di kawasan kepulauan timur Indonesia.

Secara keseluruhan, jaringan MBG TV kini menjangkau sedikitnya 93 kabupaten dan kota yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, menjadikannya salah satu jaringan broadcasting berbasis edukasi gizi dengan jangkauan regional terluas yang sedang berkembang saat ini.(*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *