Keluarga Pasien Sebut RSUD Mirip Arena Syuting Film Horor

Gedung RSUD Boltara tampak pada malam hari yang menuai sorotan kritis dari salah satu keluarga pasien. (Foto: Om Theo)

Boltara – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kembali menuai sorotan serius.

Keluarga pasien menyebut fasilitas kesehatan publik tersebut mirip arena syuting film horor.

Pasalnya, fasilitas penerang di RSUD itu dinilai sangat minim.

Hal itu diungkapkan oleh mantan anggota DPRD Boltara, Reba Pontoh, kepada wartawan median ini, Sabtu (04/04/2026).

“Fasilitas yang seharusnya mengedepankan penyembuhan pasien justru jauh dari standar kelayakan, bahkan memberikan kesan menyeramkan. Sudah seperti arena syuting film horor,” singgung Reba.

Selain menyeramkan, Reba juga menyoroti kualitas air bersih yang tidak layak pakai.

Reba menyebut air yang tersedia keruh dan kotor, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek kebersihan dan higienitas di lingkungan rumah sakit.

“Kami sangat kecewa. Airnya kotor dan tidak layak pakai, padahal ini rumah sakit yang seharusnya menjaga standar kebersihan tinggi,” tegasnya.

Kondisi tersebut dinilai sebagai persoalan serius yang seharusnya menjadi perhatian utama pihak manajemen.

Sebagai fasilitas publik yang menjadi rujukan layanan kesehatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih dan penerangan merupakan hal yang tidak bisa diabaikan.

Sorotan ini menjadi peringatan keras bagi pengelola RSUD Boltara dan pemerintah daerah untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh.

Masyarakat berharap langkah konkret segera diambil agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan layak dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi pasien.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen RSUD Boltara terkait keluhan tersebut.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *