Global Health Strategies (GHS) Bekali Petugas Kesehatan 12 Kabupaten/Kota Belajar Promosi di Media Sosial 

 

MANADO–Global Health Strategies (GHS), bersama Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar kegiatan selama dua hari di Manado yang dimulai Kamis (19/6/2025) dan Jumat (20/6/2025) di Swiss Belhotel menghadirkan peserta dari 12 dinas kesehatan kabupaten/kota, stakeholder terkait

Topik  yang dibahas adalah Peningkatan Kapasitas Promosi Imunisasi Berbasis Media Sosial.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 19-20 Juni 2025, di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, dengan peserta dari 12 kabupaten/kota se-Sulut.

Peserta yang mengikuti kegiatan terlihat sangat antusias .Karena Global Health Strategic menghadirkan pembicara yang expert pada bidangnya.Para peserta yang adalah petugas kesehatan puskesmas diajarkan cara mempromosikan imunisasi lewat platform media.

“Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami. Dulunya saya tidak tahu mengedit lewat canva dan caocut sekarang sudah tahu,”jelas peserta dari Kotamobagu Ventje.

Senior Director GHS untuk Indonesia dan ASEAN Ganendra Awang Kristandya, menyampaikan harapannya agar peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memperkuat promosi imunisasi melalui media sosial.

“Di pundak Bapak/Ibu ada tanggung jawab baru untuk memastikan komunikasi kesehatan, khususnya di media sosial, berjalan lebih efektif.

Kami siap mendukung jika ada kebutuhan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa media sosial menjadi strategi ‘efisien dan berbasis bukti’ untuk meluruskan misinformasi seputar imunisasi.

“Banyak informasi keluar beredar yang membuat masyarakat ragu.

Media sosial bisa menjadi alat untuk menyebarkan fakta akurat, sehingga masyarakat percaya imunisasi aman dan penting bagi anak,” jelas Ganendra, seraya menegaskan bahwa pendekatan multichannel seperti TV, radio, dan media cetak .

Kepala Seksi P2PTM dan Keswa dr. Felicia Kalesaran, M.Kes mewakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima F mengapresiasi kolaborasi lintas sektor.

“Promosi imunisasi bukan hanya tugas Dinkes, tetapi semua pihak.

Kami berterima kasih kepada GHS atas dukungannya dan berharap kegiatan ini bisa diperluas ke 14 kabupaten/kota di Sulut,” ungkapnya.

Lanjutnya, pelatihan ini dinilai sukses meningkatkan pemahaman peserta tentang pembuatan konten, iklan media sosial, dan komunikasi efektif.

“Hendaknya peserta yang ikut pelatihan ini membanjiri media sosial dengan konten imunisasi dalam sebulan ke depan. Gunakan ilmu ini untuk pengembangan diri dan advokasi imunisasi,” tuturnya.

Dengan ditutupnya acara, Sulut menjadi salah satu dari 4 provinsi percontohan program ini. GHS dan pemangku kepentingan berkomitmen melanjutkan upaya serupa guna mendorong cakupan imunisasi yang merata dan berkelanjutan.(tha)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *