Waka BGN Lodewyk Pusung  Dukung  MBG TV Media Broadcasting Nasional Program Makan Bergizi Gratis

 

JAKARTA– Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Letjen TNI (HOR) Lodewyk Pusung, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif MBG TV sebagai media broadcasting nasional yang diinisiasi oleh Forum Jupnas Gizi Indonesia dalam  memperkuat keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam audiensi resmi bersama jajaran Dewan Pimpinan Nasional Forum Jupnas Gizi Indonesia di Gedung Badan Gizi Nasional, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Rival Achmad Labbaika, S.H.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah strategis Forum Jupnas Gizi Indonesia yang telah mengambil peran aktif membangun MBG TV sebagai platform penyiaran nasional yang berfokus pada edukasi publik, transparansi program, serta penguatan literasi gizi masyarakat.

Menurut Lodewyk Pusung, keberadaan MBG TV memiliki nilai strategis yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap MBG TV yang diinisiasi oleh Forum Jupnas Gizi Indonesia.

Media broadcasting seperti MBG TV memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi yang benar, meningkatkan kesadaran publik,

Serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Pusung.

Instrumen Strategis Pemberantasan Stunting

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan strategi nasional jangka panjang yang memiliki dampak langsung terhadap percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang konsisten, terstandar, dan merata bagi anak-anak Indonesia akan mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif secara optimal.

Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang bangsa.

Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi anak-anak secara konsisten, maka pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak mereka akan optimal.

Ini adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pemberantasan stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga menentukan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa di masa depan.

Meningkatkan Kualitas Belajar dan Pendidikan Nasional

Selain dampak kesehatan, Pusung juga menyoroti kontribusi signifikan program MBG terhadap peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang baik, menurutnya, memiliki tingkat konsentrasi yang lebih tinggi, energi yang cukup, serta kemampuan belajar yang lebih optimal.

“Anak-anak yang terpenuhi gizinya akan lebih fokus, lebih aktif, dan lebih siap menerima pelajaran.

Ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Program MBG bukan hanya program kesehatan, tetapi juga program strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia,” jelasnya.(*)

 

 

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *