Mahasiswa KKD IAI Muhammadiyah Kotamobagu Kukuhkan Majelis Taklim Jihadunnisa di Desa Inaton

Foto Bersama Mahasiswa KKD IAI Muhamadiyah Kotamobagu Dengan Majelis Taklim Jihadinnisa Inaton. Foto. Irham Sengkey

Desa Inaton, Boltim, RadarSulut.com-Suasana kebersamaan dan optimisme mewarnai Dusun II, Desa Inaton, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (BOLTIM)  saat mahasiswa POKJA IV Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Kotamobagu secara resmi mengukuhkan Majelis Taklim Jihadunnisa, Selasa (30/12).

Pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri Sangadi Desa Inaton Saiful Amrin, S.Pd, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu Desa Inaton. Kegiatan ini menjadi penanda lahirnya ruang baru bagi perempuan desa untuk belajar, berorganisasi, dan berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ketua mahasiswa POKJA IV KKD IAI Muhammadiyah Kotamobagu menyampaikan bahwa pembentukan Majelis Taklim Jihadunnisa merupakan bagian dari pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat. Selama pelaksanaan KKD, mahasiswa melihat besarnya potensi perempuan desa yang belum terwadahi dalam kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Majelis Taklim Jihadunnisa kami rancang bersama masyarakat agar tidak berhenti sebagai agenda KKD semata. Harapannya, setelah kami kembali ke kampus, majelis ini tetap hidup dan menjadi ruang inisiatif warga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Jihadunnisa menegaskan komitmen untuk menghadirkan majelis yang terbuka, kreatif, dan responsif terhadap realitas perempuan desa. Selain penguatan keagamaan, majelis ini akan mengembangkan kegiatan seputar pengelolaan keluarga, ekonomi rumah tangga, kesehatan, dan kepedulian sosial.

“Kami ingin majelis ini menjadi ruang belajar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari perempuan, saling menguatkan, dan berani berinovasi,” katanya.

Dalam sambutannya, Sangadi Desa Inaton Saiful Amrin, S.Pd mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKD yang dinilainya sejalan dengan visi pembangunan desa berbasis manusia. Menurutnya, penguatan peran perempuan merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan sosial desa.

“Ketika perempuan diberi ruang untuk belajar dan berorganisasi, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh desa. Majelis Taklim Jihadunnisa ini adalah langkah maju bagi Desa Inaton,” tegasnya.

Prosesi pengukuhan dilakukan secara simbolis oleh pemerintah desa bersama mahasiswa KKD, disertai doa bersama. Antusiasme ibu-ibu tampak dari keterlibatan aktif sepanjang kegiatan.

Melalui pengukuhan ini, mahasiswa POKJA IV KKD IAI Muhammadiyah Kotamobagu berharap Majelis Taklim Jihadunnisa dapat tumbuh sebagai kekuatan sosial yang memperkuat kohesi masyarakat, mendorong pemberdayaan perempuan, serta berkontribusi dalam mewujudkan Desa Inaton yang berdaya, religius, dan berkeadaban.(*/)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *