Komitmen YSK-Victory Dalam Setahun Sektor Pelayanan Kesehatan Terjadi Peningkatan

MANADO–Komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay untuk menghadirkan layanan kesehatan manusiawi, modern, dan merata mulai dirasakan masyarakat.

Dalam satu tahun terakhir 2025–2026, sektor kesehatan di Bumi Nyiur Melambai mengalami transformasi besar yang berfokus pada kemudahan akses warga.

Gubernur Yulius menegaskan kesehatan adalah hak dasar setiap warga Sulut tanpa terkecuali.

“Pelayanan kesehatan harus maksimal. Tidak boleh ada warga yang merasa sulit mendapatkan pengobatan,” tegasnya di berbagai kesempatan.

Pernyataan itu diwujudkan lewat percepatan pembaruan fasilitas dan layanan hingga ke kepulauan.

Beberapa pencapaian nyata kini sudah dinikmati masyarakat. Pertama, pemerataan infrastruktur melalui pembangunan gedung baru RSUD Bolaang Mongondow Selatan dan perbaikan Poliklinik RSUD Manembo-Nembo Bitung yang kini dilengkapi armada ambulans baru.

Kedua, hadirnya teknologi canggih berupa layanan DSA (Digital Subtraction Angiography) di RSUD ODSK Manado yang ditangani tim ahli.

Ketiga, dibukanya Klinik Mata Eksklusif di RS Mata Provinsi Sulut bagi warga yang membutuhkan perawatan spesialis.

Keempat, menjangkau wilayah kepulauan dengan pengoperasian dua unit kapal Rumah Sehat BAZNAS sebagai layanan kesehatan bergerak untuk melayani masyarakat Sangihe dan Talaud.

Kabar yang paling dinantikan warga adalah resminya RS Khusus Infeksi (RSKI) Kitawaya Manado melayani pasien peserta BPJS Kesehatan.

Langkah ini memberi pilihan tempat perawatan yang lebih luas dan berkualitas tanpa kendala biaya bagi masyarakat Sulut.

Kerja keras Pemprov berbuah pengakuan nasional. Pada 2026, Gubernur Yulius menerima penghargaan National Governance Award kategori Outstanding Province in Life Expectancy Value.

Penghargaan diberikan karena Sulut dinilai sukses meningkatkan Angka Harapan Hidup melalui transformasi digital dan pemerataan layanan kesehatan.

Sebelumnya, September 2025, Sulut juga dinobatkan sebagai salah satu dari empat provinsi terbaik yang paling peduli layanan kesehatan dan pemenuhan gizi.

Perhatian Gubernur tak hanya pada gedung dan alat. Aspek sosial juga disentuh lewat penyaluran bantuan kursi roda dan kacamata bagi lansia kurang mampu, pemberian beasiswa studi bagi dokter untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis lokal, serta distribusi alat kesehatan canggih dari pusat langsung ke puskesmas kecamatan.

Plt Kepala Dinkesda Sulut, dr. Rima Lolong, menyebut sinergi Pemprov dan Pemerintah Pusat menjadi kunci utama.

“Bapak Gubernur ingin tenaga medis benar-benar hadir melayani. Cepat, tepat, dan ramah. Itulah standar pelayanan kita sekarang,” ujarnya.

Dengan transformasi ini, Pemprov berharap masyarakat tidak lagi ragu datang ke fasilitas kesehatan pemerintah karena kualitas layanan kini setara standar modern demi Sulut yang sehat dan sejahtera.(*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *