Pasar Senggol Ramaikan Ramadan di Boltara, 85 UMKM Ambil Bagian

Sekda Boltara Jusnan C. Mokoginta didampingo para assisten, Kabag dan kepala OPD serta Camatn Kaidipang melakukan peninjauan lapak pedagang pasar senggol di seputaran Lapangan Kembar Boroko, Ahad (08/03/2026)

Boltara – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kembali menghidupkan suasana Ramadan dengan menggelar Gebyar Pasar Senggol yang dipusatkan di Lapangan Kembar Boroko.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan pemerintah daerah untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Peresmian kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Boltara, Jusnan C. Mokoginta, mewakili Bupati Boltara, Ahad (08/03/2026).

Acara pembukaan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Arman Lumoto, kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia, Samsudin Olii.

Dalam laporannya, Samsudin menjelaskan bahwa Pasar Senggol tahun ini melibatkan 85 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di kawasan kegiatan.

Para pedagang tersebut menawarkan beragam kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, mulai dari makanan, pakaian hingga berbagai produk rumah tangga.

Ia juga menyebutkan bahwa para pelaku usaha yang terlibat rata-rata menginvestasikan modal usaha sekitar Rp100 juta untuk mempersiapkan dagangan mereka selama kegiatan berlangsung.

“Dengan jumlah pelaku usaha yang cukup banyak dan dukungan modal yang cukup besar, diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan transaksi serta perputaran ekonomi masyarakat selama Pasar Senggol berlangsung,” ujarnya.

Gebyar Pasar Senggol merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan Asosiasi Pedagang Boltara.

Tahun ini kegiatan tersebut mengangkat tema “UMKM adaptif-kreatif Boltara berdaya, rakyat sejahtera.”

Tema tersebut mencerminkan semangat untuk mendorong pelaku usaha lokal agar terus berinovasi sekaligus memperluas pasar produk mereka.

Dalam sambutannya, Sekda Boltara menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Pasar Senggol sendiri merupakan gagasan Bupati Boltara yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir dan kini kembali digelar sebagai sarana memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan warga Boltara setiap Ramadan.

Setelah acara pembukaan, Jusnan, bersama para Asisten, pimpinan OPD, Camat Kaidipang, Danramil Kaidipang, panitia pelaksana, serta tokoh masyarakat meninjau langsung lapak-lapak para pedagang yang meramaikan kawasan Pasar Senggol.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, terhitung sejak 8 hingga 18 Maret 2026.

Pemerintah daerah berharap kehadiran Pasar Senggol dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang perayaan Idul Fitri.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *