Disdagkop Kotamobagu Gelar Operasi Pasar, Sisir Produk Kadaluarsa di Bulan Ramadan

Oplus_131072

Kotamobagu, RadarSulut.com – Di tengah khidmatnya umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kotamobagu mengambil langkah tegas. Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop) resmi menggelar operasi pasar sejak Selasa (24/02) untuk menyisir produk pangan kadaluarsa yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya permintaan kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu dengan mengedarkan produk yang tidak layak konsumsi.

Kepala Disdagkop Kotamobagu, Ariono Potabuga, mengatakan bahwa pemantauan dilakukan secara mendadak agar dapat mengetahui kondisi riil di lapangan. Setelah sebelumnya melakukan inspeksi di sejumlah gerai ritel seperti Indomaret, tim pengawas kini juga memeriksa stok barang di gudang Bulog Kotamobagu.

“Sidak ini kami lakukan tepat di momen Ramadan karena peredaran barang sangat cepat. Kemarin tim sudah turun ke Indomaret, dan hari ini kami memastikan stok di Bulog juga aman dari masa kadaluarsa,” ujar Ariono saat ditemui di Kantor Wali Kota Kotamobagu.

Dalam operasi tersebut, tim Disdagkop menargetkan pemeriksaan di berbagai titik penjualan, mulai dari toko, swalayan, hingga distributor besar yang menjual makanan dan minuman dalam kemasan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap produk yang dibeli masyarakat aman dan layak dikonsumsi.

Ariono juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan tingginya daya beli masyarakat selama bulan Ramadan dengan menjual barang yang rusak atau telah melewati masa kedaluwarsa.

“Jangan ada pengusaha yang sengaja memajang barang rusak demi mengambil keuntungan di tengah tingginya permintaan masyarakat saat bulan puasa,” tegasnya.

Selain melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha, Disdagkop juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat berbelanja, terutama menjelang waktu berbuka puasa ketika aktivitas belanja meningkat.

“Kami minta masyarakat Kotamobagu tetap teliti. Sebelum memasukkan barang ke keranjang belanja, periksa kemasan dan cek tanggal kadaluarsanya. Jangan sampai niat beribadah terganggu karena dampak kesehatan dari produk yang sudah expired,” pungkas Ariono.

(red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *