banner 1198x899 banner 1198x899

Sarana Pendidikan Pemilu, KPU Minut Gelar Noreng Kejarlah Janji di Pesantren Mazilissalikin Liktim

MENDIDIK : KPU Kabupaten Minahasa Utara saat menggelar nontong bareng filim Kejarlah Janji di pesantren Likupang Timur, Minggu (22/10).

Minutradarsulut.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara menggelar nonton bareng (nobar) film “Kejarlah Janji”. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya penyelenggara pemilu itu dalam mengencangkan sosialisasi serta memberikan pendidikan Pemilu 2024.

Nobar yang digelar di Pondok Pesantren Mazilissalikin, Likupang Timur Minggu (22/10) itu juga dilakukan dalam rangka memperingati hari santri serta dikemas dengan program “KPU Goes to Pesantren”.

Ketua KPU Minut Hendra Samuel mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak pemilih pemula untuk peningkatkan partisipatif masyarakat. Kata Komisioner KPU Minut dua periode itu, film “Kejarlah Janji” mempunyai nilai yang menjadi gaya hidup dalam keseharian masyarakat. Untuk itu dipandang perlu menggunakan sarana hiburan sebagai salah satu model pendidikan pemilu di Minahasa Utara.

“ Film ini merupakan terobosan KPU yang menggambarkan pemilu itu tak sekedar berpolitik tetapi harus membawa pesan damai dan tanpa sara serta membawa pesan praktis. Semoga dengan pemutaran film ini KPU semakin dekat dengan masyarakat,”ujar Lumanauw yang secara resmi membuka acara ini sembari berterima kasih kepada pengurus Pondok Pesantren Mazilissalikin yang sudah mendukung program ” KPU Goes To Pesantren”.

Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Minut Risky Pogaga sebagai Divisi penyelenggara program tersebut menambahkan pemutaran film ini sebagai refleksi menuju Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari lagi akan digelar.

“Tujuannya KPU membangun kesadaran bagi pemilih pemula. Kali ini di pesantren dalam momentum hari santri dan berharap melalui film ini dapat membawa pesan kedamaian pada Pemilu di Minahasa Utara. Dan dapat memberikan sosialisasi pendidikan pemilih kepada masyarakat bahwa Pemilu 2024 adalah sarana integrasi bangsa,” jelas Pogaga.

Walid Binsahab selaku Koordinator Pengurus Pondok Pesantren Manzilissalikin mengapresiasi dan menyambut baik upaya KPU Minut memberikan pendidikan Pemilu tepat di Hari Santri.

“Kami bangga sudah memilih pesantren kami. Saya mewakili pengurus mengapresiasi dan mensuport kegiatan KPU ini. Kiranya membawa makna bagi kami dan para santri serta berharap kedepannya berjalan lancar demi terciptanya pemilu yang damai,”ungkap Walid.

Diketahui, kegiatan Goes To Pesantren ini dihadiri Ketua KPU Minut Hendra Samuel Lumanauw, bersama seluruh personil KPU Minut diantaranya Rizky Pogaga, Ibnu Dali, Irene Buyung, Yardi Harun serta jajaran Sekretariat KPU Minut, PPK dan PPS Kecamatan Likupang Timur.(fjr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *