Kotamobagu, RadarSulut.com – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, resmi melantik Djunaidi Simbala sebagai Penjabat (Pj) Sangadi Desa Moyag Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur. Pelantikan tersebut menjadi langkah Pemerintah Kota Kotamobagu untuk memastikan roda pemerintahan desa berjalan optimal sekaligus memperkuat persatuan masyarakat pasca kontestasi politik.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa tugas utama penjabat sangadi yang baru adalah menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta membangun kembali kebersamaan masyarakat.

“Pelantikan pejabat yang baru ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik. Yang paling utama adalah menjaga kebersamaan, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat sehingga tercipta suasana kekeluargaan di Desa Moyag Tampoan,” ujar Weny.

Selain itu, Wali Kota meminta pemerintah desa membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan program pembangunan di tingkat desa dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan Kota Kotamobagu.

Sementara itu, Pj Sangadi Moyag Tampoan, Djunaidi Simbala, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, rekonsiliasi masyarakat menjadi prioritas utama setelah perbedaan pilihan politik yang terjadi pada momentum Pilkada. Selain itu, ia juga berkomitmen menyelesaikan program-program pembangunan yang belum tuntas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara adil dan transparan.

“Target utama saya adalah menyatukan kembali masyarakat, melanjutkan program pembangunan yang belum selesai, serta memberikan pelayanan kepada seluruh warga tanpa membeda-bedakan latar belakang,” kata Djunaidi.

Ia juga berharap mendapat bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Kota Kotamobagu selama menjalankan tugas sebagai Penjabat Sangadi.

Pelantikan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Moyag Tampoan. Warga memadati lokasi kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan baru yang berasal dari desa setempat.

Koordinator Imam Desa Moyag Tampoan, Haris Kadir, mengaku bersyukur karena aspirasi masyarakat untuk memiliki penjabat sangadi dari putra daerah akhirnya terwujud.

“Kami berharap pejabat yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik, merangkul seluruh masyarakat, dan membawa kemajuan bagi Desa Moyag Tampoan,” ujarnya.

Menurut Haris, antusiasme masyarakat dalam pelantikan tersebut lahir secara spontan melalui semangat gotong royong, termasuk penyediaan konsumsi dan berbagai kebutuhan acara yang dipenuhi secara swadaya oleh warga.

(red)