KOTAMOBAGU, RadarSulut.com– Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat turun langsung meninjau sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Kota Kotamobagu, Jumat (21/8).
Peninjauan tersebut menyasar hasil perbaikan Jalan Ibolian dan Jalan Dayanan di Kelurahan Gogagoman, serta proyek optimalisasi Gelora Ambang di Kelurahan Kotamobagu.

Kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan pekerjaan fisik yang telah dilaporkan selesai benar-benar rampung dan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
“Peninjauan ini memastikan pekerjaan yang telah dilaporkan kepada kami setelah selesai 100 persen. Kami memastikan kembali apakah memang sudah benar diselesaikan 100 persen dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Weny.

Menurutnya, penyelesaian pekerjaan secara administrasi belum cukup. Kualitas hasil pembangunan menjadi hal penting agar infrastruktur yang dibangun pemerintah dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dalam peninjauan Gelora Ambang, Weny juga meminta instansi teknis mengawal secara ketat pekerjaan yang dilaksanakan pihak ketiga. Ia menegaskan proyek tersebut harus diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah direncanakan.
“Untuk mengejar waktu pelaksanaan, kami menggunakan instansi terkait untuk mengawal pekerjaan ini dari pihak ketiga yang harus diselesaikan tepat waktu dan tentu dengan kualitas yang bermutu sesuai dengan apa yang direncanakan,” tegasnya.

Weny juga mengingatkan agar proses pembangunan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi proyek.
Proyek optimalisasi GOR Ambang Tahap I tersebut dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu dengan menggunakan alokasi APBD 2026 sebesar Rp7 miliar. Sementara itu, nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp6.999.997.862.
Pemkot Kotamobagu memastikan pembangunan Gelora Ambang terus dikebut dengan tetap mengedepankan ketepatan waktu dan kualitas pekerjaan.

Sementara itu, perbaikan Jalan Ibolian dan Jalan Dayanan yang berada berdampingan dengan kawasan pusat perdagangan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas para pelaku usaha di wilayah tersebut.
(Advetorial)



Tinggalkan Balasan