MANADO–Sorotan terhadap nasib para pegawai ini mencetus dalam Rapat Banggar DPRD Sulut. Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Anter, prihatin atas kondisi para pegawai yang tidak hanya harus memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga menanggung beban keluarga di perantauan.
“Mereka di sana ada yang sendiri, ada juga yang berkeluarga. Mereka harus menyesuaikan dengan biaya hidup di Jakarta,” tutur Royke dalam rapat bersama eksekutif, awal pekan ini.
Menurutnya, penyesuaian penghasilan sangat penting agar pegawai yang menjalankan misi perwakilan daerah tidak terlilit masalah ekonomi.
Ia berharap ada perhatian konkret dari Pemprov Sulut demi menjamin kesejahteraan dan kelayakan hidup para ASN/pegawai tersebut.
“Jangan sampai mereka ditugaskan di Jakarta, tetapi penghasilannya tidak mampu menyesuaikan dengan kebutuhan hidup di sana,” tegasnya



Tinggalkan Balasan