Gelar Workshop GKSTTB,TP PKK Sulut Rumuskan Lokus Sebagai Wilayah Prioritas

 

MANADO–Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Workshop Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) di Luwansa Hotel & Convention Center Manado, Jumat (13/3/2026).

Salah satu tujuan acara ini merumuskan lokasi fokus (lokus) sebagai wilayah prioritas intervensi program Pokja IV untuk periode berkelanjutan (2025-2029).

Wakil Ketua Pokja IV, Prof. Dr. Grace Pangemanan-Kandou, M.Kes, menjelaskan bahwa penetapan lokus bukan sekadar ajang lomba atau kompetisi antar wilayah.

“GKSTTB menekankan pada potret riil kondisi lapangan dan intervensi tepat sasaran.

Program ini dirancang untuk memastikan perbaikan berkelanjutan dengan pemantauan setiap enam bulan sekali,” ujarnya.

Penentuan lokus didasarkan pada indikator data riil di lapangan, meliputi tiga aspek utama: kesehatan (angka stunting, cakupan imunisasi, PHBS), kelestarian lingkungan (pengelolaan sampah, akses air bersih, drainase).

Serta kesiapsiagaan terhadap bencana. Usulan lokus diajukan secara berjenjang oleh TP PKK kabupaten/kota, minimal satu lokus.

Untuk kemudian diverifikasi langsung oleh tim penilai provinsi.

Dari sejumlah usulan, akan diseleksi menjadi beberapa lokasi prioritas—misalnya dari enam wilayah menjadi tiga—yang wajib dilengkapi profil komprehensif, termasuk kondisi geografis, demografis, dan data terkait pokok-pokok GKSTTB.

Wilayah terpilih sebagai lokus akan mendapatkan pembinaan terpadu dalam tiga pilar utama: Keluarga Sehat (kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi), Keluarga Tanggap Bencana (kesiapsiagaan darurat, penguatan ketahanan keluarga), dan Keluarga Tangguh Bencana (kelestarian lingkungan, sanitasi, adaptasi perubahan iklim).

Dalam kesempatan yang sama, TP PKK Sulut memperkenalkan sembilan program unggulan GKSTTB, antara lain peduli stunting, menuju PHBS, peduli kesehatan keluarga, siaga kebakaran lingkungan, mitigasi bencana alam, peduli lingkungan, menuju keluarga Sehat berkualitas, menuju keuangan sehat, serta mewujudkan Keluarga Sehat Pasangan Usia Subur.

Rangkaian kegiatan Pokja IV sepanjang 2026 juga dijabarkan, meliputi penilaian lomba stunting di 15 kabupaten/kota, pembekalan Duta Stunting, lomba PHBS, sosialisasi kanker dan imunisasi HPV, hingga penyerahan bantuan KUBE, kursi roda, dan MCK.

Workshop yang mengusung penguatan kapasitas keluarga ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus.

Hadir pula para kader PKK, mitra kerja, serta pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan berlangsung interaktif dan ditutup oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulut, Novita Lumintang.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan intervensi program GKSTTB dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan keluarga di Sulut.(*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *