MANADO–Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali memperluas jejaring kemitraan pendidikan vokasi melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina Manado.
Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Teater Polimdo pada Senin (15/6/2026) ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang pendidikan, penguatan kompetensi,.
Serta akses magang bagi siswa, khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, Ketua Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina, Henri Johanis, Penasehat Yayasan sekaligus Owner Talasa Dive Resort, Simonan Geritsen, juga Kepala Perpustakaan serta prodi perhotelan Fitria Derek.
Direktur Polimdo, Maryke Alelo, menyambut positif kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi yang memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
“Saya menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan ruang konkret untuk mengembangkan potensi siswa SMK Tongkaina.
Semua karena anugerah Tuhan, sehingga kita bisa bertemu dan membangun kerja sama ini,”jelasnya.
Lanjut Alelo, Politeknik merupakan perguruan tinggi vokasi, dan saat ini terus berjuang untuk berkembang menjadi university.
“Kami sangat menyambut positif kerja sama ini. Kita memiliki niat yang baik,
maka prosesnya juga harus dilakukan dengan baik,” ujar Maryke.
Direktur Alelo menambahkan, salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah pembukaan akses bagi lulusan SMK Tongkaina untuk melanjutkan studi di Polimdo.
“Secara khusus menyatakan bahwa Polimdo akan memberikan prioritas bagi siswa dari Tongkaina yang memenuhi syarat melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Jika ada Kartu Indonesia Pintar, kami akan prioritaskan adik-adik dari Tongkaina sesuai mekanisme yang ada,” tegasnya.
Selain akses kuliah kata Maryke , kerja sama ini membuka peluang besar bagi penguatan praktik lapangan.
Skema pendidikan yang menggabungkan dua tahun belajar di SMK dan satu tahun magang akan dikembangkan lebih luas.
“Kemungkinan pembukaan akses magang ke luar negeri, seperti Jepang dan Taiwan, guna meningkatkan daya saing lulusan,”tuturnya.

Dia menambahkan program studi di Polimdo, khususnya bidang perhotelan dan wisata bahari (diving), dinilai sangat relevan dengan kebutuhan industri dan potensi yang dimiliki Yayasan Solagratia Tongkaina.
“Saya harapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan sesuai minat dan tuntutan pasar kerja global,”tukas Alelo.
Sementara itu, pihak Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina Manado Henri Johanis menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polimdo.
“Mereka berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada tahap penandatanganan dokumen.
Tapi berlanjut pada implementasi program nyata yang bermanfaat bagi siswa, lembaga pendidikan, dan dunia industri.
Serta mampu menyiapkan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda melalui pendidikan vokasi berkualitas,”tandasnya.(tha)


Tinggalkan Balasan