MinutRadarSulut.com–Keseriusan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung dalam menjamin kepastian mendapatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya patut diancungi jempol.
Hal ini terbukti saat Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., merespon cepat (gercep) kendala kepesertaan BPJS Kesehatan yang dialami oleh Marven Lengkong, warga Airmadidi.
Marven yang saat ini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Walanda Maramis sempat terkendala akibat status kepesertaan jaminan kesahatannya yang tidak aktif.
Mendapat informasi tersebut, Bupati Joune Ganda langsung menginstruksikan instansi teknis dan pihak rumah sakit untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan tanpa terhambat urusan administratif.
Mendapat atensi langsung dari Bupati Joune Ganda, Proses aktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Marven kini telah dirampungkan oleh pihak RSUD dan statusnya dipastikan aktif kembali, sehingga seluruh biaya perawatan medis dapat dijamin oleh negara.
Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga Minahasa Utara merupakan prioritas utama yang tidak boleh tertunda oleh birokrasi.
Langkah cepat ini merupakan bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta di Minahasa Utara.
”Sektor kesehatan adalah pelayanan dasar yang menyangkut hajat hidup masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan tidak ada warga Minahasa Utara yang terlantar atau kesulitan mengakses fasilitas medis hanya karena masalah administrasi kepesertaan jaminan kesehatan,” ujar Joune Ganda, Jumat (14/8/2026).
Melalui program jaminan kesehatan daerah yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, Pemkab Minahasa Utara terus menggenjot perlindungan sosial di bidang kesehatan.
Langkah proaktif ini sekaligus memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai daerah yang menjamin hak dasar warganya untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak, sejalan dengan predikat UHC yang terus dipertahankan.
Aksi tanggap Bupati Minahasa Utara ini mendapat apresiasi dari pihak keluarga pasien dan warga setempat, yang menilai kehadiran pemerintah daerah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat saat berada dalam situasi kritis.(fw)



Tinggalkan Balasan