Manado – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menambah 7.000 peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU dan BP).

Sehingga total kepesertaan yang didaftarkan pemerintah daerah mencapai 29.000 jiwa.

Penambahan tersebut ditandai dengan penandatanganan addendum rencana kerja antara Pemkab Bolmut dengan BPJS Kesehatan Cabang Tondano di Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah X, Manado Senin, (26/10/2026).

Addendum ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bolmut, Moh. Aditya Pontoh, S.IP., bersama Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondao, Daryono.

Pembiayaan tambahan kepesertaan tersebut dialokasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2026, dari sebelumnya 22.000 menjadi 29.000 jiwa.

“Dengan penambahan ini, total kepesertaan PBPU dan BP yang didaftarkan Pema menjadi 29.000 jiwa. Ini adalah ikhtiar kita agar semakin banyak masyarakat Bolmut yang terlindungi jaminan kesehatannya,” ujar Aditya.

Sementara itu, Daryono mengapresiasi dukungan Pemkab Bolmut yang dinilai membantu upaya mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan keshatan semesta di daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan DPRD Bolmut, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Maria M. Lumi, para asisten, serta pimpinanorganisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

(Om Theo)