Kotamobagu, RadarSulut.com – Langkah besar diambil Polres Kotamobagu dalam memodernisasi sistem keamanan wilayah. Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menghadiri langsung peresmian Gedung Command Center serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya di Mapolres Kotamobagu, Selasa (7/04).

Selain pusat komando berbasis teknologi tersebut, turut diresmikan Gedung Polsubsektor Passi Timur, Primkopol Motabi, serta Kantin Motabi Polres Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Weny Gaib memberikan apresiasi kepada Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., beserta jajaran atas inovasi yang dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun sistem keamanan modern.

“Ini langkah yang luar biasa dari Polres Kotamobagu dalam membangun sistem berbasis teknologi. Kehadiran Command Center ini sangat krusial bagi wajah kota kita ke depan,” ujar Weny.

Menurutnya, sebagai daerah yang bertumpu pada sektor jasa, stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam menarik investasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Karena itu, Weny juga menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kotamobagu untuk membangun sinergi sistem teknologi dengan Polres Kotamobagu.

“Pemerintah Kota ingin bekerja sama dalam pemanfaatan teknologi yang berkaitan dengan kamtibmas. Jika wilayah kita aman dan tertib, investor tidak akan ragu untuk masuk ke Kotamobagu,” tambahnya.

Peresmian fasilitas dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Kotamobagu bersama Wali Kota dan disaksikan unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, serta Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh, S.I.P., M.A.P.

Dengan beroperasinya Command Center tersebut, Polres Kotamobagu kini memiliki sistem pengawasan yang lebih modern dan terintegrasi guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat serta mempermudah koordinasi antarunit dan instansi terkait.

Sementara itu, kehadiran fasilitas tambahan seperti Polsubsektor Passi Timur dan Primkopol Motabi diharapkan dapat meningkatkan pelayanan keamanan sekaligus mendukung kesejahteraan personel kepolisian dan masyarakat sekitar.

(red)