MANADO–Memasuki hari kedua pelaksanaan Pekan Seni dan Rohani Gereja XIV tingkat nasional, kehadiran langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus didampingi  Ketua LPPD Sulut  Anik Yulius Selvanus menjadi sorotan utama sekaligus penyemangat paling nyata bagi seluruh kontingen daerah di Manokwari, Papua Barat.

Berbeda sekadar bentuk kunjungan seremonial biasa, kehadiran Pemimpin Daerah ini mengandung makna lebih luas:

jembatan persaudaraan antar pulau serta bukti nyata perhatian pemerintahan hingga ke lokasi kompetisi.

Di tengah hiruk‑pikuk persiapan dan penampilan berbagai provinsi, Gubernur menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh anggota kontingen Sulawesi Utara.

Ia mengingatkan bahwa ajang ini bukan sekadar persaingan nilai, melainkan panggung untuk menampilkan keindahan budaya, kesatuan hati serta ketekunan yang menjadi ciri khas masyarakat Sulawesi Utara.

“Tampilkan kemampuan terbaik yang kalian miliki, jaga sportivitas setinggi‑tingginya, dan selalu bawa nama baik daerah kita.

Keberhasilan bukan hanya dilihat dari piala yang dibawa pulang, melainkan bagaimana kita dikenal berkarakter dan bersahabat,” ujar Yulius Selvanus di hadapan peserta.

Pertemuan yang Memperkuat Kerja Sama Antar Wilayah

Di sela waktu yang sempit, rombongan juga menyempatkan kunjungan kerja ke Kantor Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional Provinsi Papua Barat.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, disambut langsung oleh Ketua Harian Panitia Pesparawi XIV Fonataba serta Ketua Umum LPPN Jeane Marie Tulung  tokoh asal Sulawesi Utara yang kini berperan penting di tingkat nasional.

Dalam dialog tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras panitia dan seluruh pihak penyelenggara yang telah mengubah Manokwari menjadi pusat pertemuan rohani dan seni seluruh bangsa.

Dukungan Sulawesi Utara dinyatakan tetap berlanjut, baik untuk kelancaran ajang tahun ini maupun penyusunan rencana pengembangan ke depan.

Semangat yang Melampaui Persaingan

Sudut pandang khas yang diusung: dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertujuan memperkuat dua hal sekaligus mendorong prestasi terbaik kontingen.

Serta mempererat ikatan persaudaraan antarumat dari Sabang hingga Merauke.

Kehadiran pimpinan daerah di lokasi ajang juga menjadi pesan kuat bahwa seni dan nilai‑nilai rohani merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan manusia dan persatuan wilayah Indonesia Timur.

Diharapkan semangat yang dibawa Gubernur dan istri dapat menjadi tenaga tambahan bagi kontingen Sulawesi Utara untuk tampil berkelas dan berkarakter.

Juga menjadikan Pesparawi XIV sebagai tonggak baru persahabatan antara Sulawesi Utara dan Papua Barat.(*)