Satu Tahun Memimpin, Yulius-Victor Torehkan Berbagai Prestasi Kemajuan Sulut

MANADO–Setahun sudah pemerintahan  Gubernur  Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur  Dr Victor Mailangkay,SH MH menahkodai Sulawesi Utara.

Pasangan Gubernur dan Wagub tersebut dilantik 20 February 2025 lalu oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kini, dalam perayaan satu tahun kepemimpinan mereka, “Bumi Nyiur Melambai” mulai bersolek dengan wajah baru yang lebih progresif. Tagline tersebut bukan sekadar hiasan baliho.

Dalam 12 bulan pertama, duet Yulius-Victor bergerak cepat melakukan manuver yang menyentuh akar rumput.

Salah satu momen paling emosional adalah ketika mereka menghidupkan kembali roh perjuangan melalui peringatan akbar Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 di Lapangan KONI Sario.

Langkah simbolik ini menjadi pemantik semangat bagi kebijakan-kebijakan pro-rakyat yang menyusul kemudian.

Membuka Gerbang Pasifik
Di bawah komando Yulius-Victor, Sulawesi Utara kian mengukuhkan diri sebagai gerbang pasifik Indonesia.

Langit Manado kini lebih sibuk dengan mendaratnya pesawat-pesawat dari Seoul, Taipei, hingga China.

Efek dominonya terasa nyata; pariwisata tidak lagi hanya soal Bunaken.

Destinasi seperti Bukit Kasih Kanonang dan Sumaru Endo kembali bersinar setelah direvitalisasi, memberi napas baru bagi UMKM lokal.

Secara makro, ekonomi Sulut tumbuh perkasa di angka 5,66%. Namun, angka bukan segalanya.

Bagi warga di Pulau Gangga atau Kakorotan, keberhasilan sejati adalah saat lampu rumah mereka bisa menyala 24 jam

penuh, sebuah mimpi yang baru terwujud secara konsisten di era kepemimpinan ini.

Investasi Manusia dan Ketahanan Pangan

YSK-Victor sadar bahwa bangunan fisik akan rapuh tanpa SDM yang unggul. Pembangunan SMA Taruna Nusantara di

Langowan dan dibukanya Fakultas Kedokteran di UNIMA menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin

dan tenaga ahli dari tanah sendiri.

Di sektor perut, pemerintah tidak main-main. Melalui Gerakan Pangan Murah di 190 titik dan program “Tanam Apa yang Dimakan”, stabilitas harga terjaga meski badai inflasi mengancam.

Saat bencana banjir melanda Manado atau erupsi melanda Sitaro, birokrasi yang biasanya kaku berubah menjadi respons cepat; bantuan hadir tanpa perlu menunggu administrasi yang berbelit.

Menuju Masa Depan
Satu tahun memang baru permulaan. Namun, dengan pondasi yang diletakkan melalui penyelesaian RTRW sempat tertunda tujuh tahun .

Serta masuknya investasi kakap dari Jepang, arah masa depan Sulut kini terlihat lebih jelas.

Kepemimpinan Yulius-Victor telah membuktikan bahwa sinergi antara pusat dan daerah, yang dibalut dengan rasa cinta

pada budaya dan rakyat, mampu mengakselerasi pembangunan yang inklusif.

Sulut tidak hanya sedang membangun gedung, tapi sedang membangun martabat dan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

Rangkuman Capaian Satu Tahun YSK-Victor

• ​Ekonomi & Fiskal: Pertumbuhan ekonomi stabil di angka 5,66% dengan PDRB mencapai Rp 204,75 triliun. Terjadi kenaikan UMP sebesar 6,01% dan perolehan Opini A dari BPK RI untuk tata kelola aset.

• ​Pariwisata Internasional: Pembukaan rute penerbangan langsung (Seoul, Taipei, Jepang, China) dan revitalisasi destinasi strategis seperti Bukit Kasih serta Danau Tondano.

• ​Pendidikan & SDM: Pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, pembukaan Fakultas Kedokteran di UNIMA, serta revitalisasi 50 sekolah.

• ​Infrastruktur & Energi: Listrik 24 jam menjangkau wilayah kepulauan (Gangga, Nain, Mantehage, dll) dan percepatan penanganan banjir melalui program NUFReP.

• ​Sosial & Budaya: Menghidupkan kembali peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari, pemberian jaminan sosial bagi rohaniawan/atlet, serta respon cepat bencana (286 hunian tetap di Sitaro).

• ​Kedaulatan Pangan: Gerakan Pangan Murah di 190 titik dan optimalisasi 2.000 hektare lahan padi.(*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *