Bahas Peluang Kerjasama Baru, Anik Pimpin Rombongan Pemprov Sulut Berdiskusi Pemerintah Prefektur Kochi Jepang

 

 

JEPANG–Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, melakukan audiensi resmi dengan Pemerintah Prefektur Kochi, Jepang, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Rombongan TP-PKK Sulut diterima langsung oleh Gubernur Prefektur pp, ppp Seiji, dalam suasana penuh kehangatan, persahabatan, dan komitmen memperkuat hubungan antar daerah.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kolaborasi antara Provinsi Sulawesi Utara dan Prefektur Kochi, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan program sosial yang dapat diterapkan lintas wilayah.

Kedua pihak juga membahas peluang kerja sama baru untuk membuka ruang pertukaran pengetahuan dan memperkaya kapasitas kader maupun komunitas.

Dalam audiensi tersebut, Ny. Anik Yulius Selvanus secara resmi menyerahkan cendera mata kepada Gubernur Hamada sebagai simbol persahabatan dan penghargaan antara

JEPANG–Usai melakukan pertemuan dengan anak-anak magang asal Sulut bekerja di wilayah Nagasaki maka Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus punZ berkesempatan bertatap muka dengan   Pemerintah Prefektur Kochi Jepang, pada Selasa, (2 /12/2025).

Tim pemprov Sulut diterima langsung  Gubernur Prefektur Kochi, Hamada Seiji, dalam suasana akrab sehingga menambah kuat topik

Hasil dari pertemuan ini membawa peringatan penting. Apalagi meningkatkan kolaborasi antara Provinsi Sulawesi Utara dan Prefektur Kochi.

Terlebih dalam bidang pemberdayaan masyarakat, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan program sosial yang dapat diterapkan lintas wilayah.

Kedua belah pihak membicarakan peluang kerja sama baru. Guna mempersiapkan  ruang pertukaran pengetahuan dan memperkaya kapasitas kader maupun komunitas.

Dari pertemuan tersebut, Ny. Anik Yulius Selvanus  memberikan  cendera mata kepada Gubernur Hamada sebagai simbol persahabatan dan penghargaan antara kedua pemerintah.

Anik pun menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus yang belum dapat hadir langsung dan menitipkan salam hangat bagi Pemerintah Kochi.

Sementara Gubernur Hamada menjelaskan potensi besar Prefektur Kochi, mulai dari kekayaan alam, budaya, hingga sektor pariwisata yang berkembang pesat.

“Salah satu tantangan utama Kochi saat ini adalah kekurangan tenaga kerja di sektor kelautan dan pertanian,”jelasnya.

Untuk katanya   kerja sama dengan Sulut yang memiliki sumber daya manusia terlatih di bidang tersebut menjadi peluang strategis yang ingin semakin diperkuat.

Mendengar pemaparan tersebut Anik pun memperkenalkan berbagai potensi Sulawesi Utara .

Serta menawarkan sejumlah bentuk kolaborasi baru, antara lain fasilitasi beasiswa dari Pemerintah Kochi bagi warga Sulut yang ingin melanjutkan studi di Jepang.

Selain itu, penempatan instruktur bahasa Jepang di Manado untuk memperkuat kapasitas SDM dan mempersiapkan tenaga kerja terampil.

Serta kerja sama pengelolaan sumber daya alam, khususnya di sektor perikanan dan pertanian melalui transfer teknologi dari Kochi.

 

Bersamaan dengan itu, fasilitasi pembukaan kembali rute penerbangan langsung Manado–Jepang, guna memperkuat hubungan ekonomi, pendidikan, hingga pariwisata.

Audiensi tersebut juga mendapat perhatian media lokal Jepang, yang turut meliput seluruh agenda sebagai bagian dari upaya membangun hubungan internasional yang lebih erat antara Sulut dan Kochi.

Dengan langkah konkret ini, diharapkan sinergi antara Sulawesi Utara dan Prefektur Kochi semakin kokoh, serta mampu melahirkan program kolaboratif yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di kedua wilayah.

Dalam kunjungan tersebutáx̌ Anik didampingi oleh Asisten I Setda Provinsi Sulut Dr. Denny Mangala, Kepala Bappeda Sulut Dr. Elvira Katuuk, dan Kepala Dinas Pendidikan Sulut Dr. Femmy Suluh.(tha)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *