100 Hari Kerja YSK Victory Tuntaskan Beberapa Kebijakan Sekalipun Adanya Efisiensi Anggaran

 

MANADO–Kebijakan Pemerintahan YSK-VICTORY saat ini sementara dibahas melalui instansi terkait bersama BAPPEDA Provinsi Sulut untuk melahirkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030.

Dengan visi Sulut Maju Sejahtera dan Berkelanjutan.

Kepala Dinas Kominfo  Sulut Steven Liow mengatakan dalam 100 hari kerja telah menuntaskan beberapa kebijakan terkait pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan dengan mensinergikan Program strategis nasional.

Sekalipun adanya efisiensi namun anggaran efisiensi yang seharusnya ditiadakan kegiatan namun se-Indonesia satu-satunya provinsi
anggarannya dikembalikan untuk mendukung program prioritas nasional di Sulawesi Utara.

“Seperti mendukung swasembada pertanian melalui pembangunan Areal persawahan baru dan khusus padi ladang, pembangunan irigasi di Bolaang Mongondow Raya dan sebagian besar Minahasa,”Ujarnya.

Hanya saja anggaran kata Liow akan disesuaikan melalui pergeseran dan APBD-Perubahan, begitu juga Pembangunan Industri Perikanan sementara dikembangkan bahkan kebijakan khusus untuk membangkitkan

kembali industri Perikanan telah dilakukan dan fakta sebenarnya baik pertanian perikanan, pariwisata dan pertambangan dan kesehatan.

Serta pendidikan banyak hambatan karena tidak didukung regulasi yang menghambat dan saat ini sedang dituntaskan maka jangan kaget banyak menteri datang di Sulawesi Utara.

“Sehingga mungkin teman – teman GMNI melihat bahwa YSK-VICTORY terkesan banyak rapat dan acara seremoni. Itu sangat keliru justru rapat penting dan strategis dari jam 07 pagi sampai jam 03 subuh tim YSK – VIictory baik staf khusus maupun kepala SKPD pulang larut malam untuk menuntaskan progran percepatan pembangunan YSK-VICTORY ,”terang Liow.

Secara pribadi selaku kepala dinas saat ini sering tidur larut malam bersama teman- teman seperti  Sekprov dan para asisten. Mengapa?  karena tuntutan kerja kita sangat tinggi oleh beliau .

“Dan hari ini kita bersyukur bersama dewan sudah mulai dibahas Tata Ruang Provinsi Sulawesi Utara ini adalah pijakan kita dalam mempercepat pembangunan di Sulawesi Utara,

seperti saat ini masalah jalan rusak, hal ini terbagi jalan Nasional, Jalan Provinsi, Jalan Kabupaten/ kota ini akan terlihat dalam tata ruang,”tutupnya.(tha)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *