MANADO–Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) bidang Metodologi, bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) VI Makassar.

Kegiatan yang berlangsung dari 18 hingga 22 Mei 2026 di Hotel Ibis Manado ini diikuti oleh senagian dosen  dari Jurusan Teknik Sipil, Elektro, dan Mesin.

Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, yang membuka kegiatan  menyampaikan bersyukur mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum (P.U.) melalui BJKW VI Makassar.

“Saya menggambarkan suasana pelatihan yang penuh semangat layaknya “Lagu Mars PU”. Dan kami pun mengapresiasi fasilitas akomodasi dan jamuan yang diberikan kepada para peserta,”jelasnya.

Maryke Alelo pun  menekankan  kesempatan ini merupakan sebuah anugerah besar, terutama mengingat kondisi anggaran institusi yang saat ini mengalami efisiensi hingga 50%.

“Di awal-awal ini kita semua kena potong untuk efisiensi hampir 50%, sehingga sangat tidak memungkinkan lagi memberi kesempatan sebanyak ini jika menggunakan dana internal.

Pasti hanya satu orang per prodi karena biayanya besar.

Jadi, ini adalah anugerah dari Tuhan melalui BJKW Wilayah VI,” ujarnya.,

Direktur Polimdo dua periode ini mengingatkan  filosofi pendirian Polimdo selama 30 tahun terakhir adalah membangun link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia industri.

Oleh karena itu, kompetensi dosen menjadi syarat mutlak sebelum mereka dapat menilai kompetensi mahasiswa.

“Dosen harus lebih dulu kompeten sebelum bisa menilai mahasiswanya kompeten.

Ini tidak bisa diwakili oleh siapapun; kita sendiri yang harus melewati proses itu,” tegasnya.

Mareyke Alelo  pun berharap agar anggaran BJKW tidak dipotong oleh pemerintah di masa depan.

Karena  peran vital lembaga tersebut dalam mendukung Satuan Kerja (Satker) seperti Polimdo yang memiliki jumlah mahasiswa besar.

Namun dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terjangkau.

“Kami  berdoa agar BJKW tetap jaya dan terus menjadi berkat bagi pengembangan kompetensi SDM konstruksi di Sulawesi Utara,”tutupnya.(tha)