MANADO-Pengusulan Prof Soemitro Djojohadikusumo untuk jadi Pahlawan Nasional kembali menggema, Senin (18/5).

Semakin diusulkan dari Manado, Sulawesi Utara, kampung halaman Dora Sigar, istri Prof Soemitro.

Kali ini dari aula lantai 3 Fakultas Ilmu Bahasa (FIB) Unsrat Manado, dikemas dalam Seminar Akademik Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Prof Soemitro Djojohadikusumo.

Dengan memfokuskan pada Restorasi Sejarah: Menakar Kontribusi Prof Soemitro Djojohadikusumo dalam Arsitektur Ekonomi Indonesia Menuju Gelar Pahlawan Nasional.

Dipimpin langsung Rektor Prof Berty Sompie diwakili Dekan FIB Prof Golda Juliet Tulung didampingi Dekan FEB Victor Lengkong.

Dengan narasumber yang memberikan pemaparannya. Ada Penasehat Masyarakat Sejarawan Indonesia Drs Fendy Parengkuan MA, Ketua ISEI Sulut Prof Joy Elly Tulung dan Dosen Ilmu Sejarah Unsrat Roger Allan Ch Kembuan, SS, MA.

Dikawal langsung oleh Majelis Keluarga Besar Permesta yang dipimpin Ketua Philip Pantouw bersama Sekjen Elisa Regar bersama para pengurus dan anggota.

Juga dihadiri para dosen dan mahasiswa FIB Unsrat Manado.

Maka dalam kesempatan ini, Dekan Prof Golda Juliet Tulung menegaskan  civitas akademika kampus Tumou Tou mendukung usulan gelar Pahlawan Nasional ini.

“Sebenarnya ini salah satu syarat untuk pengusulan gelar Pahlawan Nasional.

Selain seminar nasional, ada juga seminar lokal atau akademik.

Maka kami ingin berkontribusi dan melakukan kegiatannya di FIB Unsrat Manado yang juga serangkai dengan Dies Natalis,” katanya didampingi Ketua Panitia Dies FIB Unsrat ke 61
Meity Jane Wowor MSi.

“Sebab dari segi ekonomi Indonesia, Prof Soemitro dinilai layak menjadi Pahlawan Nasional.

Maka kami mengundang para narasumber ekonomi, kalau dilihat pemikiran tentang ekonomi nasional, dinilai layak jadi pahlawan Nasional,” tambahnya.

Dirinya berharap, dukungan bersamaMajelis Keluarga Besar Permesta akan segera ditindaklanjuti pemerintah.

“Bukan cuma berhenti sampai disini, namun bisa diusukan kedepannya.

Segera terbaik SK untuk pengusulan Prof Soemitro Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional,” tegasnya.(*)