Kotamobagu, RadarSulut.com– Pemerintah Kota Kotamobagu menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan logistik kepada masyarakat di empat desa terdampak, Selasa (2/6).

Bantuan tersebut disalurkan langsung ke Desa Solimandungan Satu, Solimandungan Dua, Solimandungan Baru, dan Desa Komangaan yang menjadi wilayah dengan dampak banjir paling parah.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu sebagai bentuk dukungan nyata bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Kehadiran rombongan Pemkot Kotamobagu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu yang hadir langsung memberikan bantuan. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Yusra Alhabsyi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses penanganan bencana dan pemulihan kondisi warga terdampak.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Kotamobagu di tengah masyarakat Bolmong dilandasi semangat kemanusiaan dan rasa persaudaraan yang kuat antara masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

“Secara administrasi kita mungkin berada di wilayah yang berbeda, tetapi sesungguhnya kita adalah satu keluarga besar. Ketika saudara kita mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan saling membantu,” kata Weny Gaib.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam melakukan penanganan darurat serta upaya normalisasi di sejumlah wilayah terdampak, khususnya di kawasan Solimandungan dan Komangaan.

Menurutnya, penanganan dampak bencana membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mengingat proses pemulihan tidak hanya menyangkut kondisi saat ini, tetapi juga memerlukan solusi jangka panjang untuk mengatasi penyebab utama terjadinya bencana.

“Pemerintah daerah telah bekerja maksimal dalam menormalisasi kondisi di wilayah terdampak. Namun kita juga menyadari bahwa penanganan akar persoalan memerlukan waktu, perencanaan, dan dukungan bersama agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Bolmong menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih terus menjalankan masa tanggap darurat secara intensif. Pada tahap berikutnya, fokus penanganan akan diarahkan pada penguatan kebutuhan dasar masyarakat dan distribusi bantuan secara merata di desa-desa terdampak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh warga yang terdampak memperoleh bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan selama masa pemulihan berlangsung.

Mengakhiri kunjungannya, Wali Kota Kotamobagu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar proses pemulihan pascabencana berjalan lancar serta masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Semoga musibah seperti ini tidak terulang kembali. Mari kita berdoa agar masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, daerah ini segera pulih, dan seluruh masyarakat senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan Pemerintah Kota Kotamobagu menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas antardaerah di Bolaang Mongondow Raya dalam menghadapi bencana serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

(Advetorial)