Kotamobagu, RadarSulut.com – Sejumlah titik infrastruktur di Kota Kotamobagu mulai dikerjakan pemerintah daerah sebagai bagian dari program pembenahan fasilitas dasar perkotaan, khususnya di kawasan Jalan Bolian hingga Pasar 23 Maret yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Pada Rabu (13/5), aktivitas perbaikan terlihat mulai dilakukan di lapangan. Pekerjaan yang berlangsung meliputi perbaikan drainase, patching jalan, hingga persiapan pengaspalan hotmix pada ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kotamobagu di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Weny Gaib, Sp.M., dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat dalam merespons kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih baik dan layak.

Kawasan Pasar 23 Maret yang sebelumnya kerap mengalami kerusakan jalan dan genangan air kini mulai ditangani secara bertahap melalui pekerjaan perbaikan yang sedang berlangsung.

Warga setempat menyambut baik dimulainya pekerjaan tersebut dan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian terhadap kondisi infrastruktur di kawasan itu.

Salah satu warga Gogagoman, Kasim Igirisa, mengaku perbaikan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat.

“Alhamdulillah, sudah sekian lama tidak ada perbaikan di kawasan ini. Drainase rusak, jalan berlubang, dan sering tergenang air. Sekarang semuanya mulai diperbaiki,” ujarnya.

Ia juga menilai penanganan infrastruktur di kawasan tersebut baru kembali berjalan secara serius pada masa kepemimpinan Wali Kota Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat.

“Sudah bertahun-tahun kami menunggu. Baru di masa kepemimpinan Pak Weny dan Pak Rendy, perbaikan ini benar-benar dilaksanakan,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kotamobagu berharap perbaikan infrastruktur ini dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi di kawasan pasar, serta mengurangi potensi genangan air yang selama ini menjadi keluhan warga.

Perbaikan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kawasan perkotaan yang lebih tertata, aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

(red)