MANADO–Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa masa depan UMKM tidak hanya ditentukan oleh besarnya transaksi.

Tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan produk ekonomi hijau yang berkelanjutan, inovatif, dan berakar pada identitas lokal.

Pesan itu menjadi sorotan utama dalam Puncak Urban Digifest X Sulut Coffee Fest 2026 yang mengusung tema Rupa Rasa Kawanua: Meracik Tradisi, Menyeduh Inovasi.

“Urban Digifest bukan sekadar selebrasi, tetapi sinergi untuk kemajuan ekonomi negeri,” tegas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara saat membuka puncak acara.

Menurutnya, ekonomi hijau harus dimulai dari penguatan produk lokal yang menghargai budaya, lingkungan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Tantangannya adalah bagaimana warisan dan kearifan lokal tetap relevan, terus berinovasi, dan menghasilkan nilai ekonomi tanpa kehilangan identitas Kawanua,” ujarnya.

Konsep tersebut diwujudkan melalui pengembangan wastra, kriya, kopi, pangan lokal, hingga desa wisata sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Bank Indonesia juga menempatkan kopi Sulawesi Utara sebagai simbol ekonomi hijau baru yang menghubungkan petani, pengolah, barista, UMKM, dan sektor pariwisata.

“Kopi kami tempatkan bukan semata sebagai komoditas, tetapi sebagai ekosistem yang menciptakan nilai tambah, kewirausahaan, dan kebanggaan baru Kawanua,” katanya.

Hingga hari ketiga penyelenggaraan, Urban Digifest melibatkan 233 UMKM dengan total transaksi mencapai Rp3,01 miliar dan lebih dari 42 ribu pengunjung.

Namun, Bank Indonesia menilai keberhasilan sesungguhnya bukan pada angka semata.

“Ke depan, keberhasilan Urban Digifest tidak diukur dari ramainya kegiatan, tetapi dari dampak yang tetap hidup setelah kegiatan berakhir,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bank Indonesia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan ekonomi hijau sebagai gerakan bersama.

“Torang rawat tradisi, torang ciptakan inovasi, torang kuatkan sinergi, torang dorong ekonomi Sulut untuk negeri, “pungkasnya Joko.(*)