MANADO–Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi yang dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama Swakelola Tipe II bersama sejumlah institusi pendidikan dan kesehatan di kawasan timur Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi serta satuan kerja kementerian kesehatan, di antaranya Direktur Poltekkes Kemenkes Manado, Dr. Anung Prasetya, S.Kp., M.Sc.; Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Mareyke Alelo, MBA; Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku, Dr. Betty Antoineta Sahertian, S.Pd., M.Kes.; serta Direktur Poltekkes Kemenkes Ternate, Ridwan Yamko, S.SKM., M.Kes. Turut hadir pula perwakilan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta tim pendamping dari Kementerian.

Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran para pimpinan instansi beserta tim yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung di kantor BP3MI Sulawesi Utara.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mempercepat pelaksanaan program. Kami juga menyambut kedatangan tim dari pusat, yaitu dari Biro Keuangan dan Biro P3KLN. Hal ini merupakan wujud perhatian besar dari Bapak Menteri terhadap wilayah Indonesia Timur agar kita tidak tertinggal dan mendapatkan pencerahan langsung terkait pelaksanaan program ini,” ujar perwakilan BP3MI Sulawesi Utara.

Penandatanganan kesepakatan Swakelola Tipe II ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-instansi, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan tenaga kerja di wilayah Sulawesi Utara, Maluku, dan Maluku Utara. Acara rapat koordinasi tersebut kemudian ditutup dengan suasana hangat dan penuh keakraban.