MANADO-Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mengirimkan salah satu utusannya, Prof. Dr. Hedy Rumambi, SE., Ak., MM., untuk mengikuti program pelatihan intensif bertajuk “Akuntansi dan Keuangan Digital Cerdas” di ZBTI, Ningbo, Tiongkok.

Program yang berlangsung selama delapan hari, dari 22 hingga 29 Juni 2026 ini, diikuti oleh total 17 guru pendidikan vokasi dari 12 institusi di Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah kerangka China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance, sebuah platform bilateral strategis yang kini menghimpun 117 institusi Tiongkok, 199 institusi Indonesia, dan 28 perusahaan.

Kehadiran perwakilan Polimdo menandai partisipasi aktif kampus tersebut dalam pengembangan kapasitas dosen dan standar pendidikan vokasi internasional.

Pelatihan menerapkan model “empat dimensi” yang menggabungkan kuliah pakar, praktik langsung di perusahaan, pendalaman budaya.

Serta pertukaran antar rekan sejawat. Para peserta, termasuk Prof. Hedy, mendalami topik mutakhir seperti keuangan dan perpajakan cerdas, penggunaan robot RPA (Robotic Process Automation) untuk keuangan, serta visualisasi big data keuangan.

Para peserta juga mendapatkan pengalaman langsung menggunakan alat bantu pengajaran berbasis kecerdasan buatan (AI), simulasi siaran lintas batas, dan eksplorasi aplikasi realitas virtual di Taman Industri Metaverse Ningbo.

Selain aspek teknologi, kegiatan ini juga menyisipkan pendalaman budaya di Museum Anyaman Rumput Huanggulin.

Peserta diajak menelusuri rantai industri anyaman teki dan mempraktikkan kerajinan tersebut bersama pengrajin lokal.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis ZBTI dalam memperluas jaringan kerja sama dari pertukaran pelajar menuju pengembangan kapasitas dosen.

Bagi Polimdo, partisipasi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengadopsi standar pendidikan vokasi global untuk diterapkan di Sulawesi Utara. (*)