MANADO–Sebanyak 60 calon Paskibraka, terdiri dari 30 putera dan 30 puteri mengikuti penilaian tahap akhir, Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Jumat (22/05/2026).
Proses penilaian ini dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius menekankan bahwa tugas memilih perwakilan ini bukanlah hal sepele atau asal-asalan.
Sebab, yang terpilih nantinya akan berdiri gagah di hadapan negara sebagai wajah dan identitas Sulawesi Utara.
“Penilaian akhir ini memang krusial dan wewenangnya ada di tangan Gubernur.
Saya tegaskan, dari 10 putera dan 10 puteri terbaik tingkat provinsi nanti, kita akan pilih tiga pasang paling unggul untuk dikirim ke tingkat nasional.
Prosesnya harus teliti, cermat, dan tidak ada kompromi, karena nama besar daerah yang dipertaruhkan,” tegasnya di hadapan para peserta.
Ia juga mengingatkan karakter utama yang wajib dimiliki seorang Paskibraka, yaitu kedisiplinan tinggi dan kesiapan menjalankan setiap arahan.
Menurutnya, kemampuan fisik saja tidak cukup, tetapi ketaatan dan mentalitas adalah kunci keberhasilan saat bertugas nanti.
“Seorang Paskibraka harus siap mendengarkan dan melaksanakan perintah dengan tepat.
Saya tidak mau memberangkatkan siapa pun secara asal-asalan.
Itulah sebabnya seleksi ini dilakukan sangat baik dan mendalam, agar yang lolos benar-benar yang paling siap,” tambahnya.
Di tengah suasana yang tegang namun penuh harap, Gubernur Yulius menyisipkan pesan memotivasi yang disampaikan dengan gaya santai dan mengundang senyum peserta.
Ia bercerita sedikit tentang perjalanannya sendiri, agar para peserta tidak berkecil hati jika nanti belum terpilih ke jenjang lebih tinggi.
“Saya dulu pengalaman mengikuti seleksi juga, tapi cuma sampai tingkat kecamatan, tidak lolos ke provinsi.
Jadi bagi kalian nanti yang tidak terpilih ke tingkat nasional, jangan sedih atau berkecil hati.
Kalian sudah hebat, karena kalian sudah berhasil melampaui pencapaian saya di masa lalu,” ujar YSK yang langsung disambut tawa dan semangat para calon pengibar bendera.
Bagi mereka yang nantinya berhasil lolos dan menjadi wakil resmi Sulawesi Utara, tantangan sesungguhnya baru saja dimulai.
Gubernur Yulius memberikan pesan khusus yang menyentuh nilai historis dan kebanggaan daerah.
Ia mengingatkan bahwa Sulawesi Utara dikenal luas sebagai kampung halaman Presiden Republik Indonesia. Status istimewa ini menuntut tanggung jawab lebih besar.
“Tunjukkan kualitas terbaik kalian. Ingat selalu, kalian membawa nama kampung halaman Presiden.
Jangan pernah lengah, teruslah berlatih, asah terus kemampuan fisik dan mental kalian.
Serta hadapi setiap tahapan dengan keseriusan penuh.
Harapan kami besar, agar langkah kalian di Jakarta nanti mampu mengharumkan nama daerah tercinta ini,” pesan Gubernur Yulius.
Inilah nama tiga (3) pasang calon Paskibra Nasional asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang lolos tahapan Penilaian Akhir (Pantukhir) oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE.
Berikut nama-nama untuk kategori putera, yang terpilih:
1. Gabriel Kamasi utusan Kotamobagu
2. Mathew Manopo utusan Minahasa Utara
3. Keevly Gabriel Telepong utusan Manado
Sementara kategori puteri:
1. Faith Maengkom utusan Minahasa
2. Audrew Ringkuangan utusan Manado
3. Irina Putri utusan Tomohon
Mereka selanjutnya dipersiapkan untuk mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat dengan harapan mampu membawa prestasi sekaligus kebanggaan bagi Sulawesi Utara.(*)


Tinggalkan Balasan