MANADO – Siapa menyangka, perjalanan menuju panggung dunia Free Fire berawal dari sebuah tim komunitas kecil di Manado. Bukan dari klub besar. Bukan dari liga profesional. Namanya Gokil Jo Noh.

Dari tim inilah jejak talenta Sulawesi Utara, Rafael Gabriel Yahsel Lumi (FELLOW) dan Valerio Thymoti Bolung (TIUSZZ) akhirnya menjadi bagian dari Bigetron by Vitality yang berhasil menjuarai Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall.

Kisah ini membuktikan, pemain dari komunitas daerah dapat bersaing di level tertinggi ketika mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang tepat.

Puncaknya terjadi pada 20 September 2026. Di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, Bigetron by Vitality menghadapi tim-tim terbaik Asia Tenggara dalam Grand Final FFWS SEA 2026 Fall.

Pertarungan berlangsung panjang hingga game ke-12. Bigetron by Vitality mendapatkan Booyah dalam sistem Champion Rush dan memastikan keluar sebagai juara FFWS Southeast Asia 2026 Fall.

Situs resmi Bigetron juga mencatat tim Free Fire berada di peringkat 1 Grand Final FFWS SEA Fall 2026, dengan roster FELLOW, TIUSZZ, KOJAA, KYONGG dan C1B3NK. Dua pemain yang jejak kompetitifnya berangkat dari Gokil Jo Noh Manado kini menjadi bagian dari perjalanan tim juara Asia Tenggara.

Kemenangan di Surabaya memastikan Bigetron melanjutkan langkah menuju FFWS Global Finals 2026 di Bangkok, Thailand pada November mendatang.

Prestasi ini menunjukkan bahwa potensi atlet E-Sport Sulawesi Utara nyata. Diharapkan ke depan, Sulawesi Utara membangun jalur pembinaan atlet E-Sport yang lebih baik dan nyata, agar lebih banyak talenta lokal yang bisa menembus panggung dunia.(fb)