MANADO–Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mulai matangkan tahapan pemilihan rektor untuk periode 2026–2030.

Seluruh rangkaian proses telah dijadwalkan, mulai dari penjaringan bakal calon, penyaringan kandidat, pemilihan oleh senat bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, hingga penetapan dan pelantikan rektor terpilih.

Wakil Rektor I Unsrat, Dr. Ir. Arthur G. Pinaria, M.Sc., menyebutkan, Berdasarkan jadwal resmi yang tertuang dalam Surat Keputusan Senat Universitas Sam Ratulangi Nomor 2270/UN12.34/LL/2026, tahapan penjaringan bakal calon rektor dimulai pada 14 Oktober 2026.

“Agenda awal mencakup pembentukan panitia penjaringan, rapat persiapan, serta penyesuaian tata tertib pemilihan. Sosialisasi tahapan pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 22–31 Oktober 2026,” terangnya.

Selanjutnya, kata Pinaria, pendaftaran bakal calon rektor dibuka pada 2–6 November 2026.

Apabila jumlah pendaftar belum mencapai empat orang, panitia menyediakan masa perpanjangan pendaftaran pada 9–11 November 2026.

Panitia kemudian lanjut Pinaria, melakukan seleksi administrasi pada 12–18 November 2026, meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan, verifikasi administrasi, serta permintaan klarifikasi atau perbaikan dokumen apabila diperlukan.

“Hasil penjaringan bakal calon rektor akan disampaikan kepada Senat pada 19 November 2026.

Setelah itu, tahapan pengajuan keberatan berlangsung pada 20–23 November, sebelum hasil penjaringan ditetapkan dan diumumkan pada 24 November 2026,” paparnya.

Memasuki tahap penyaringan, tanbah Pinaria, para kandidat dijadwalkan menyampaikan visi, misi, dan program kerja di hadapan Rapat Senat Terbuka pada 25 November 2026.

Pada hari yang sama, Senat Unsrat akan melakukan penilaian dan menetapkan tiga calon rektor dalam rapat senat tertutup.

Tiga nama tersebut selanjutnya disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 26 November 2026.

“Tahapan berikutnya meliputi penelusuran rekam jejak calon rektor melalui asesmen dan wawancara oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Agenda ini dijadwalkan menyesuaikan waktu kementerian, dalam rentang 27 November hingga 17 Desember 2026,” ungkap Pinaria.

Sementara untuk Puncak proses pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 18 Desember 2026, ketika Senat Unsrat bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melaksanakan pemilihan rektor.

“Sehari setelahnya, tepatnya 19 Desember 2026, hasil pemilihan calon rektor akan dikirimkan kepada kementerian.

Sementara itu, penetapan dan pelantikan rektor terpilih akan dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan kemudian,” tukasnya.

Diketahui, Rangkaian tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pergantian kepemimpinan Unsrat untuk periode 2026–2030.

Setiap tahapan dijadwalkan berlangsung secara berurutan, mulai dari pendaftaran hingga penetapan rektor terpilih.(*)