MANADO – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) menggelar Bimbingan Teknis Penulisan Deskripsi Paten pada Selasa–Rabu, 15–16 September 2026.
Kegiatan bekerja sama dengan Kementerian Hukum RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Ini menjadi langkah strategis mendukung hilirisasi hasil penelitian sekaligus memperkuat Sentra Kekayaan Intelektual (KI) perguruan tinggi.
Bimtek dimulai pukul 08.30 WITA dengan 3 materi utama:
1. Penelusuran Prior Art
2. Penyusunan/Drafting Paten
3. Klinik Paten – Free untuk konsultasi rancangan paten
Kegiatan menyediakan sertifikat dan kuota terbatas 60 pendaftar pertama.
Program ini sejalan dengan capaian terbaik Polimdo.
Kampus vokasi ini tercatat sebagai pengusul hak paten terbanyak di Sulawesi Utara, mengungguli Unima dan Unsrat.
“Ada 6 hak paten yang diterima dosen Polimdo.
Jadi ada lima dosen, dan satu dosen mendapatkan capaian dua hak paten sekaligus.
Karena relevansi dengan dunia industri,” terang Wadir Kemahasiswaan dan Alumni Polimdo, Rudolf Estephanus Golioth Mait.
Capaian tersebut diterima langsung dari Kemenkum Provinsi Sulawesi Utara.
Penguatan kapasitas penulisan paten juga sejalan dengan program nasional yang mendorong perguruan tinggi melindungi invensi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat.
Semangat yang diusung “Dari Riset ke Paten, Dari Paten ke Hilirisasi.(*)



Tinggalkan Balasan