Kotamobagu, RadarSulut.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bergerak cepat mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Bolaang Mongondow Raya. Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, turun langsung membagikan masker gratis kepada masyarakat, Rabu (14/10).
Aksi tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Kantor Wali Kota Kotamobagu. Masker dibagikan kepada pengendara bentor, pengguna jalan, hingga pejalan kaki sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Weny Gaib mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk respons pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap, terutama risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan iritasi mata.
“Pembagian masker gratis ini adalah langkah awal preventif dari Pemerintah Kota Kotamobagu. Partikel mikro dalam asap karhutla sangat halus dan dapat menembus sistem pernapasan serta memicu ISPA. Kami ingin memastikan masyarakat terlindungi sebelum dampak kesehatan yang lebih berat timbul,” tegas Weny.
Ia juga mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah diminta menggunakan masker dengan benar dan menjaga kondisi tubuh.
“Kami mengimbau seluruh warga Kotamobagu untuk membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak. Jika terpaksa harus keluar rumah, selalu gunakan masker secara benar dan pastikan asupan air putih cukup untuk menjaga imunitas tubuh,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat menegaskan bahwa keterlibatan langsung jajaran pemerintah dalam aksi tersebut merupakan bentuk komitmen memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap.
“Kehadiran jajaran Pemkot Kotamobagu hari ini adalah bentuk komitmen nyata dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat senantiasa menjaga pola hidup sehat, memperkuat daya tahan tubuh, dan tetap waspada terhadap perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara,” ujar Rendy.
Kegiatan ini turut diikuti Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para Asisten Sekda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli dan staf khusus Wali Kota, serta aparatur sipil negara (ASN) yang ikut membagikan masker di sejumlah titik persimpangan pusat kota.
Melalui aksi tersebut, Pemkot Kotamobagu berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kabut asap semakin meningkat, sekaligus mendorong langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat karhutla.
(red)



Tinggalkan Balasan