MANADO–Seluruh civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat Manado dalam sukacita puncak Dies Natalis ke 63.
Dirayakan dalam penuh ungkapan syukur Dekan Dr Stanly OB Lombogia bersama seluruh jajaran dan para mahasiswa, Selasa (20/10 di aula Fapet.
Rektor diwakili diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Arthur Pinaria turut serta, didampingi Dr dr Rocky Wilar.
Bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Utara Weldie Poli yang mewakili Gubernur, melengkapi sukacita. Juga dihadiri para Dekan dan Wakil Dekan seantero kampus Tumou Tou.
Maka dalam kebersamaan ini, Dekan Lombogia menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan dalam Rapat Terbuka Senat Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado.
Menurut Dekan, sejak berdiri pada 17 Agustus 1963, Fapet Unsrat telah melalui perjalanan panjang.
Maka tegasnya, peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah ruang refleksi untuk mengukur sejauh
mana Fapet telah melangkah dan berkontribusi.
Tahun ini, kata Lombogia, ada dalam visi dalam sebuah tema besar yang sangat relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini: “Peternakan Maju, Rakyat Sejahtera”.
“Tema ini menjadi panggilan jiwa bagi seluruh civitas akademika Fapet Unsrat. Sebagai salah satu pilar pendidikan tinggi peternakan di kawasan Indonesia Timur,
kita bertanggung jawab untuk terus melahirkan inovasi teknologi, memperkuat riset terapan serta mencetak lulusan unggul yang adaptif terhadap era smart
farming dan digitalisasi sektor agronomi,” tegasnya seraya menambahkan peternakan yang maju memerlukan kolaborasi erat demi mendorong kemandirian dan ketahanan pangan nasional.
Dekan menegaskan hulu dari setiap riset, praktikum dan
perkuliahan di Fapet, harus bermuara pada kesejahteraan rakyat.
“Ketika ilmu yang kita kembangkan mampu diadopsi oleh para peternak lokal di Sulawesi Utara dan
sekitarnya, disitulah esensi sejati dari Tridharma Perguruan Tinggi terwujud,” terangnya.
Dirinya berharap, ada komitmen untuk membawa Fapet
Unsrat terbang lebih tinggi dan disegani.
“Semua pencapaian tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan
dari Pimpinan Universitas serta semangat persatuan, dedikasi dan kerja keras dari para pendahulu, Guru Besar dan semua dosen, tenaga kependidikan, alumni, Mitra dan mahasiswa,” tegasnya lagi.(*)



Tinggalkan Balasan