KOTAMOBAGU, RadarSulut.com– Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban pascainsiden maut dalam kegiatan drag race di Kelurahan Upai. Sebagai bentuk kepedulian dan empati, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengutus para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadiri doa kegenapan tiga malam berpulangnya almarhumah Harianti Mokoginta di Desa Bilalang 3 Utara, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (11/8) malam.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian, empati, serta rasa kekeluargaan pemerintah kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, S.STP., M.E., menyampaikan bahwa kehadiran jajaran OPD Pemkot Kotamobagu merupakan bentuk empati yang melampaui tugas formal pemerintahan.
Menurutnya, langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada masa-masa sulit.
“Malam ini, jajaran pimpinan OPD Pemkot menghadiri kegenapan tiga malam almarhumah Harianti Mokoginta di Desa Bilalang 3 Utara. Kehadiran kami bukan hanya sebagai bagian dari pemerintah daerah, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar yang turut merasakan kehilangan dan duka yang dialami keluarga,” ujar Sahaya.
Ia menambahkan, kehadiran langsung para pejabat daerah dalam prosesi takziah diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan penguatan mental bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kami menyadari bahwa tidak ada kata-kata yang dapat sepenuhnya menggantikan rasa kehilangan. Namun, kehadiran kami dalam pelaksanaan takziah, insyaallah, dapat memberikan dukungan serta penguatan kepada keluarga bahwa di tengah suasana duka yang dialami, mereka tidak sendiri. Kami bersama-sama mendoakan dan turut merasakan apa yang sedang dirasakan keluarga korban,” ungkapnya.
Pelaksanaan takziah tersebut dimaknai sebagai momentum untuk memanjatkan doa bersama agar almarhumah Harianti Mokoginta serta para korban lainnya mendapat tempat terbaik dan ampunan di sisi Allah SWT.
Sebagai bentuk komitmen pendampingan secara berkelanjutan, Pemkot Kotamobagu juga menjadwalkan kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam rangkaian doa kegenapan bagi para korban lainnya.
“Berikutnya, kami juga akan hadir pada pelaksanaan kegenapan tiga malam dan tujuh malam para korban,” pungkas Sahaya.
Pemerintah berharap ikhtiar dan doa bersama tersebut dapat meringankan beban duka keluarga serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
(Red)



Tinggalkan Balasan