KOTAMOBAGU, RadarSulut.com – Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Polres Kotamobagu menggelar Apel Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino di halaman Mapolres Kotamobagu, Selasa (04/8).

Apel tersebut dipimpin langsung Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., didampingi Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik.

Kegiatan ini digelar sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem pada musim kemarau, sekaligus menindaklanjuti arahan Pemerintah Pusat. Dalam amanatnya, Weny menekankan pentingnya respons cepat dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana.

“Presiden Republik Indonesia telah memberikan instruksi tegas kepada pemerintah daerah untuk bergerak proaktif, tidak boleh bekerja di dalam sekat-sekat. Pada tanggap bencana El Nino, kita dituntut bekerja cepat dan presisi,” tegas Weny.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memaparkan empat langkah strategis yang wajib dijalankan jajarannya selama masa tanggap bencana.

“Pertama, mengatasi titik api dengan zero burning, dengan menindak tegas segala bentuk pembukaan lahan menggunakan cara pembakaran,” ujarnya.

Selanjutnya, Weny meminta jajarannya memperkuat pengawasan lapangan serta menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kedua, perkuat patroli dengan meningkatkan personel dan posko pemantauan titik panas. Ketiga, aktifkan kembali Satgas Pangan untuk berkoordinasi dengan Bulog dalam mengamankan stok beras serta memastikan distribusi logistik tidak terganggu oleh kekeringan, agar harga bahan pokok di pasar tetap stabil,” lanjutnya.

Terkait ketersediaan pasokan air bagi masyarakat, Weny menginstruksikan langkah teknis untuk mengantisipasi dampak kekeringan.

“Keempat, manajemen air. Bekerja sama dengan Dinas PU dan PDAM untuk mengawasi ketat volume air. Prioritaskan air bersih untuk konsumsi serta pemanfaatan sumur bor bagi masyarakat di titik-titik yang mengalami kelangkaan air,” tambahnya.

Menutup amanatnya, Weny mengimbau masyarakat Kotamobagu untuk menghemat penggunaan air bersih, memenuhi kebutuhan secara bijak, serta menjaga lingkungan dari berbagai potensi pemicu kebakaran.

“Ujian iklim sangat berat, namun ketangguhan gotong royong sangat kuat. Mari kita kerahkan seluruh sumber daya, perhatian, dan komitmen, serta memastikan seluruh masyarakat dapat melewati musim ini dengan aman, sehat, dan selamat,” tutupnya.

Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kotamobagu Adrianus Mokoginta, perwakilan Pengadilan Negeri Kotamobagu, Wakapolres Kotamobagu, jajaran kepala satuan tugas, Kasatpol PP, Kepala BPBD, jajaran Dinas Kehutanan, serta puluhan personel Polres Kotamobagu.

(Red)