MANADO–Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE juga Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) terus mendapat dukungan untuk melangkah ke panggung kepemimpinan olahraga nasional.

Kali ini, dukungan datang dari 24 Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) yang mendorong Yulius Selvanus maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani).

‎Dukungan tersebut mengemuka saat Yulius Selvanus bersilaturahmi dengan para pengurus Perpani dari berbagai provinsi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar, Minggu (30/08/2026).

‎Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, sebanyak 24 Pengprov menyatakan dorongan dan dukungan agar Yulius Selvanus mengambil bagian dalam kontestasi kepemimpinan PB Perpani untuk periode kepengurusan berikutnya.

‎Dukungan tersebut pun disambut hangat oleh Yulius Selvanus. Gubernur Sulawesi Utara itu menerima aspirasi yang disampaikan para pengurus provinsi sebagai sebuah bentuk kepercayaan besar dari insan panahan Indonesia.

‎Momentum ini menjadi semakin penting karena masa bakti kepengurusan PB Perpani periode 2022–2026 akan segera berakhir, sehingga agenda regenerasi dan pemilihan kepemimpinan baru organisasi panahan nasional mulai menjadi perhatian.

‎Dorongan kepada Gubernur Yuliis Selvanus hadir di tengah padatnya agenda dan program PB Perpani sepanjang tahun 2026.

Organisasi panahan nasional itu tahun ini terus menggenjot pembinaan atlet, penguatan sumber daya manusia, serta memperbanyak jalur kompetisi nasional dan internasional menuju prestasi yang lebih tinggi.

‎Sepanjang 2026, PB Perpani telah menggelar Kejurnas Junior 2026 di Kudus pada Juli lalu.

Kejuaraan tersebut diikuti 906 atlet dari 29 provinsi, menunjukkan besarnya potensi sekaligus antusiasme pembinaan panahan usia muda di Indonesia.

‎Selain itu, PB Perpani bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga juga menggelar Pelatihan Pelatih Panahan Nasional Grade A 2026 pada Juli di Jakarta yang diikuti peserta dari 26 provinsi.

Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelatih dan memperkuat fondasi pembinaan atlet secara nasional.

‎Agenda besar berikutnya juga sudah menanti. PB Perpani menjadwalkan Kejurnas Antarklub Pelajar pada September, Kejurnas Senior 2026 pada 7–13 Oktober di Jakarta Timur,

serta Kejurnas Antarklub Open pada Desember.

Di saat bersamaan, program pelatihan pelatih dan wasit serta penguatan kualitas perangkat pertandingan terus dijalankan.

‎Pada level internasional, program 2026 juga diarahkan untuk memperkuat daya saing atlet Indonesia melalui berbagai ajang dunia,

termasuk rangkaian Hyundai Archery World Cup, sebagai bagian dari persiapan menuju panggung besar Asian Games 2026 di Nagoya.

‎Di tengah agenda besar itulah, nama Yulius Selvanus kini mendapat dorongan kuat dari sejumlah Pengprov untuk tampil memimpin PB Perpani.

Dukungan 24 Pengprov di Makassar menjadi sinyal bahwa arah kepemimpinan baru organisasi panahan nasional mulai mengerucut kepada salah satu figur, yakni Yulius Selvanus.(*)