KOTAMOBAGU, RadarSulut.com- Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, menghadiri kegiatan Kawin Massal yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (21/7).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Kependudukan Sedunia 2026. Sebanyak 130 pasangan mengikuti prosesi dan resmi mencatatkan pernikahan mereka melalui program tersebut.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, serta dihadiri para kepala daerah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.

Di sela kegiatan, Wawali Rendy Virgiawan Mangkat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program kawin massal yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut Rendy, program tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh legalitas pernikahan, tetapi juga memberikan kepastian hukum serta mempermudah akses terhadap berbagai layanan administrasi kependudukan.

“Kawin massal ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat memperoleh legalitas perkawinan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Sulawesi Utara,” ujar Rendy.

Ia menjelaskan, kepemilikan dokumen resmi pernikahan memiliki manfaat yang luas bagi keberlangsungan kehidupan keluarga. Selain memberikan kepastian status hukum bagi pasangan suami istri, legalitas pernikahan juga memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak.

Dokumen pernikahan yang sah turut mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran anak dan Kartu Keluarga. Kepastian administrasi tersebut juga menjadi salah satu fondasi dalam membangun keluarga yang sejahtera dan terlindungi secara hukum.

Prosesi kawin massal berlangsung khidmat dan penuh haru. Bagi 130 pasangan peserta, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memasuki babak baru kehidupan rumah tangga dengan status pernikahan yang tercatat secara resmi menurut hukum negara.

Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama pemerintah kabupaten dan kota dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai salah satu fondasi penting pembangunan daerah.

(Red)