KOTAMOBAGU, RadarSulut.com – Perayaan Hari Pekabaran Injil Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) ke-122 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) GMIBM Bersinode ke-76 berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Kota Kotamobagu, Sabtu (04/7).
Perayaan religius tahunan berskala regional tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang pelayanan GMIBM, tetapi juga membawa pesan penting tentang persatuan, toleransi, persaudaraan, dan sinergi lintas elemen dalam membangun daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta jemaat dan masyarakat dari berbagai wilayah.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kota Kotamobagu sebagai pusat pelaksanaan perayaan tersebut. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu.
“Kepercayaan ini tentu menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan yang sangat besar bagi kami, pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk mengungkapkan rasa syukur dan sukacita iman atas perjalanan panjang pelayanan GMIBM, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam mempererat tali silaturahmi, hubungan persaudaraan, serta memperkokoh pilar-pilar kebersamaan di tengah kemajemukan masyarakat kita,” ujar Weny.
Dalam sambutannya, Wali Kota juga menekankan peran strategis GMIBM dan umat Kristiani dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan pemerintah dan program birokrasi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Bagi Pemerintah Kota Kotamobagu, GMIBM memiliki peran yang sangat penting dan sangat strategis dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan pembangunan di daerah ini. Keberhasilan yang nyata sangat membutuhkan keterlibatan aktif, dukungan moral-spiritual, serta sinergi yang kokoh dari seluruh elemen masyarakat, termasuk di dalamnya peran aktif gereja dan seluruh umat Kristiani,” jelasnya.
Weny juga menyampaikan penghargaan kepada umat Kristiani yang selama ini dinilai telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung berbagai agenda pembangunan di Kota Kotamobagu.
Ia mengajak seluruh jemaat dan masyarakat untuk menjadikan momentum perayaan tersebut sebagai kesempatan memperkuat nilai-nilai luhur bangsa, khususnya semangat gotong royong dan kebersamaan.
“Saya sangat meyakini, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus kita jaga dan pelihara bersama, maka setiap program pembangunan yang bermuara pada kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang konkret bagi kehidupan publik,” tambahnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal dan nilai-nilai budaya Bolaang Mongondow sebagai bagian dari identitas masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
Menutup sambutannya, Weny menyampaikan ucapan selamat atas HUT GMIBM Bersinode ke-76 dan Hari Pekabaran Injil ke-122. Ia berharap momentum tersebut semakin memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta semangat masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah.
“Semoga momentum yang penuh dengan berkat dan sukacita ini akan semakin mempererat ikatan tali persaudaraan di antara kita semua, memperkuat kebersamaan, serta menambah semangat kita untuk terus bersatu, saling bahu-membahu, dan bersama-sama melangkah dalam membangun daerah yang kita cintai ini menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
(Red)



Tinggalkan Balasan