KOTAMOBAGU, RadarSulut.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Kotamobagu. Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menerima kunjungan sekaligus laporan capaian para Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) utusan daerah yang berhasil lolos ke tingkat Provinsi Sulawesi Utara hingga tingkat nasional.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Kotamobagu, Kamis (02/7). Dalam kesempatan itu, Weny memberikan apresiasi atas keberhasilan para pelajar yang telah melewati proses seleksi secara ketat dan kompetitif.

Menurutnya, menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan kapasitas intelektual, mental, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap tanah air.

Berdasarkan laporan yang diterima Wali Kota, sebanyak lima pelajar terbaik Kotamobagu berhasil lolos ke jenjang yang lebih tinggi. Empat pelajar terpilih sebagai utusan tingkat Provinsi Sulawesi Utara, terdiri dari dua putra dan dua putri.

Sementara satu pelajar putra atas nama Gabriel berhasil lolos sebagai utusan Kotamobagu ke tingkat nasional dan akan bergabung dalam barisan Paskibraka tingkat pusat.

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan kepemudaan dan proses seleksi Paskibraka di Kota Kotamobagu berjalan secara objektif dan kompetitif.

Menjelang pemusatan latihan atau karantina, Wali Kota memberikan sejumlah pesan kepada para calon Paskibraka sebagai bekal menghadapi tahapan pembinaan selanjutnya.

Weny meminta para calon Paskibraka menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran agar mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan baik. Ia juga mendorong para pelajar untuk terus memperluas wawasan dan pengetahuan, terutama berkaitan dengan kebangsaan dan ideologi.

Selain kemampuan fisik dan wawasan, Weny mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan, moralitas, kesopanan, dan etika selama menjalani proses pembinaan.

Ia juga berpesan agar para utusan tidak melupakan identitas dan nilai-nilai budaya daerah ketika berada di lingkungan Paskibraka bersama perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, karakter ramah, santun, dan mandiri harus tetap melekat sebagai bagian dari identitas generasi muda asal Bolaang Mongondow.

“Kalian bukan hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga membawa nama daerah ini. Tunjukkan bahwa putra-putri utusan Kotamobagu adalah generasi yang cerdas, beretika, disiplin, dan bangga akan budayanya,” pungkas Weny.

Keberhasilan lima pelajar tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kota Kotamobagu untuk terus berprestasi, sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

(Red)