Kotamobagu, RadarSulut.com – Pergerakan harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Kotamobagu kembali menunjukkan dinamika. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kota Kotamobagu, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara beberapa komoditas lainnya justru tercatat mengalami penurunan harga.

Komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya daging sapi dan tomat merah. Sementara itu, daging ayam ras menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya.

Kondisi tersebut mencerminkan adanya fluktuasi harga pangan yang dipengaruhi oleh perubahan pasokan dan tingkat permintaan di pasar. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan perkembangan harga bahan pokok masih terus dipantau secara intensif.

Kepala Disdagkop UKM Kota Kotamobagu, Ariono Potabuga, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok sebagai upaya menjaga stabilitas pasar sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

“Pergerakan harga hari ini cukup dinamis. Ada komoditas yang mengalami kenaikan dan ada pula yang mengalami penurunan,” ujar Ariono.

Menurutnya, fluktuasi harga merupakan hal yang wajar dalam mekanisme pasar, terutama ketika terjadi perubahan distribusi barang maupun peningkatan permintaan terhadap komoditas tertentu.

Meski demikian, Pemerintah Kota Kotamobagu tetap melakukan pengawasan agar perubahan harga tidak berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat serta tidak memicu gejolak di tingkat konsumen.

Ariono menambahkan, pemantauan harga bahan pokok akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dengan pemantauan yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap stabilitas harga pangan dapat tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

(red)