MANADO–Suasana gedung Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (FH Unsrat) sejak pagi hingga siang ini terlihat padat.

Tiga kandidat tengah bersaing memperebutkan kursi Dekan FH Unsrat periode 2026-2030.

Mereka adalah Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, S.H., M.Hum., Dr. Flora Pricilla Kalalo, S.H., M.H., serta Dr. Dani Robert Pinasang, S.H., M.Hum.

Proses pemilihan yang berlangsung Kamis (21/6) ini menjadi sorotan civitas akademika karena masing-masing calon membawa terobosan berbeda.

Salah satu kandidat, Dr. Dani R. Pinasang, S.H., M.Hum., dalam paparannya mengusung visi besar: “Menjadi Fakultas Hukum yang Unggul, Berdaya Saing Global, Berbudaya, dan Berdampak.”

Ia merinci bahwa “unggul” harus dicapai secara menyeluruh, mulai dari mutu tenaga pendidik dan kependidikan, proses pembelajaran, hingga kualitas lulusan serta kontribusi nyata di tingkat nasional dan global.

Sementara “berdaya saing global” dimaknai sebagai kemampuan FH Unsrat berkompetisi melalui inovasi, publikasi internasional, kolaborasi global, serta lahirnya lulusan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Adapun “berbudaya” berarti tetap menjunjung nilai budaya akademik dan kearifan lokal, tanpa kehilangan identitas daerah.

Sedangkan “berdampak” menekankan pada perubahan positif dan solusi hukum nyata bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Dr. Dani memaparkan empat misi, antara lain: menyelenggarakan Tri Dharma yang unggul dan inklusif, meningkatkan kapasitas SDM profesional dan adaptif, memperluas kemitraan strategis nasional-internasional dengan tetap berbudaya.

Serta mewujudkan tata kelola fakultas yang bersih, akuntabel, transparan melalui digitalisasi dan prinsip good governance menuju Zona Integritas-WBBM.

Dalam program kerjanya, kandidat yang akrab disapa Dr. Dani ini membagi ke dalam empat bidang utama.

Bidang Akademik dan Kemahasiswaan antara lain akselerasi akreditasi prodi, modernisasi kurikulum, serta perluasan program magang di lembaga hukum seperti MK, MA, Kejaksaan, hingga law firm internasional.

Bidang Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian mencakup pendirian pusat kajian hukum (tata negara, pidana, perdata, internasional, lingkungan, bisnis), pemberian insentif jurnal bereputasi Scopus/Sinta 1-2,

juga pembentukan klinik hukum berjalan untuk bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu di Sulawesi Utara.

Bidang Sumber Daya dan Kerja Sama diisi dengan strategi optimalisasi kerja sama dengan pemangku kepentingan, kemitraan global melalui MoA.

Dengan universitas luar negeri untuk riset kolaboratif dan joint degree, program percepatan guru besar.

Dan penyelenggaraan international conference tahunan dengan visiting professor dari Asia Pasifik.

Bidang Tata Kelola dan Fasilitas menekankan pada digitalisasi pelayanan (smart faculty), smart classroom, ruang dosen yang memadai, moot court berstandar internasional.

Serta perpustakaan hukum digital terintegrasi jurnal nasional dan internasional.

Dr. Dani menegaskan bahwa seluruh visi, misi, dan program kerja tersebut telah disinkronkan dengan Rencana Strategis Unsrat serta kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yaitu “Terwujudnya Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang inklusif, adaptif, dan berdampak dalam mewujudkan transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.”

Hingga berita ini diturunkan, proses pemilihan masih berlangsung dengan antusiasme tinggi dari seluruh pemilih di lingkungan FH Unsrat.

Siapa pun yang terpilih, diharapkan mampu membawa fakultas hukum tertua di Sulawesi Utara ini semakin berdaya saing di kancah global. (tha)