Boltara — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menuntaskan rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) di enam kecamatan.
Konsolidasi organisasi yang berlangsung pada 8–13 September 2026 itu menghasilkan 749 pengurus ranting yang tersebar di 106 desa dan 1 kelurahan.
Penyelesaian Musran tersebut menjadi bagian dari upaya DPC PDI Perjuangan Bolmut memperkuat struktur organisasi hingga tingkat pemerintahan desa.
Pembentukan kepengurusan ranting diharapkan dapat memperluas jangkauan kerja partai sekaligus memperkuat hubungan antara kader dan masyarakat.
Konsolidasi dari Pinogaluman hingga Sangkub
Rangkaian Musran dimulai di Kecamatan Pinogaluman pada 8 September 2026 dan berakhir di Kecamatan Sangkub pada 13 September 2026.
Pelaksanaan kegiatan mencakup enam kecamatan, yakni Pinogaluman, Kaidipang, Bolangitang Barat, Bolangitang Timur, Bintauna, dan Sangkub.
Dari seluruh rangkaian tersebut, sebanyak 106 desa dan 1 kelurahan telah menyelesaikan proses pembentukan pengurus ranting.
Dengan demikian, struktur organisasi PDI Perjuangan di tingkat desa kini diperkuat oleh 749 pengurus.
Kegiatan dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Bolmut, Amin Lasena, Abdul Mulo Daeng Mulisa, Dewi Zandra Astuti Mondo, Abdul Zamad Lauma, Meidy Pontoh, Frangky Chendra, Arman Lumoto, Petrus Runtuwene, dan Arsyad Rahman.
Pelaksanaan Musran juga mendapat dukungan dari jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di enam kecamatan.
Dukungan tersebut mencakup PAC Pinogaluman, Kaidipang, Bolangitang Barat, Bolangitang Timur, Bintauna, dan Sangkub.
Seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bolmut, Charles Sumaily, bersama Kepala Sekretariat DPC PDI Perjuangan Bolmut, Saifuddin Rahman.
Pelaksanaan kegiatan turut didukung Ketua Taruna Merah Putih PDI Perjuangan Bolmut, Rafik Mooduto.
Penguatan Mesin Organisasi hingga Desa
Tuntasnya Musran di 107 desa dan 1 kelurahan dinilai menjadi momentum penting bagi DPC PDI Perjuangan Bolmut untuk memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat cabang, kecamatan, hingga desa.
“Tuntasnya Musyawarah Ranting di 107 desa dan 1 kelurahan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat struktur organisasi PDI Perjuangan hingga tingkat desa. Ini menjadi pijakan bagi partai untuk terus bergerak dan hadir bersama masyarakat.” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Bolmut Amin Lasena.
Keberadaan 749 pengurus ranting tidak hanya mencerminkan jumlah struktur yang terbentuk, tetapi juga menjadi bagian dari upaya partai membangun kekuatan organisasi yang lebih terarah.
Para pengurus diharapkan dapat menjalankan fungsi organisasi, memperkuat kaderisasi, serta menjaga kedekatan partai dengan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Kami ingin seluruh pengurus ranting yang telah terbentuk dapat menjalankan tugas organisasi dengan baik, memperkuat kaderisasi, serta membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat di masing-masing desa.” lanjut Wabup Bolmut periode 2018-2023 itu.
Melalui penyelesaian Musran ini, DPC PDI Perjuangan Bolmut menegaskan komitmennya untuk melanjutkan konsolidasi organisasi, membangun mesin partai yang solid dan disiplin, serta memperkuat kehadiran kader di tengah rakyat.
“Sebanyak 749 pengurus ranting bukan sekadar angka, tetapi merupakan kekuatan organisasi yang harus bekerja, bergerak, dan memberikan manfaat bagi rakyat. Konsolidasi ini akan terus kami lanjutkan untuk membangun partai yang solid, disiplin, dan dekat dengan masyarakat.” kunci Papa Mimi, sapaan akrabnya.
Bagi PDI Perjuangan Bolmut, penguatan struktur hingga tingkat desa menjadi pijakan untuk menjaga kesinambungan perjuangan politik partai sekaligus memperluas ruang pengabdian kepada masyarakat.
(Om Theo)



Tinggalkan Balasan