MANADO–Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-66 pada Selasa, (25/2026).

Acara dilaksanakan di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo dibuka dengan sidang  rapat senat terbuka  Fakultas Pertanian Unsrat.

Sidang dipimpin oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Ir. Jantje Pelealu, M.S., didampingi Sekretaris Senat, Ir. Teltje Koapaha, M.P.

 

Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., yang menghadiri langsung dan memberikan sambutan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Fakultas Pertanian atas perjalanan panjang pengabdian selama 66 tahun.

“Saya mengajak seluruh civitas akademika untuk memperkuat budaya akademik yang unggul, adaptif, dan kolaboratif.

Perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga solusi.

Dalam hal ini sinergi antara dosen, mahasiswa, pemerintah, dunia usaha, industri, komunitas, dan alumni menjadi sangat penting dalam memperluas kontribusi universitas kepada masyarakat,” ujar Rektor.

Rektor Berty Sompie  berpesan agar terus berinovasi dan membangun karakter kepemimpinan.

“Jadilah generasi muda pertanian yang kreatif, tangguh, dan mampu membawa sektor pertanian menjadi lebih maju, modern, dan membanggakan,” pesannya.

Di usia ke-66 ini, Rektor berharap Fakultas Pertanian semakin kokoh menjadi pusat pendidikan dan inovasi pertanian.

Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Dedie Tooy, M.Si., Ph.D.,  menyampaikan ini merupakan kelima kalinya dirinya menyampaikan laporan sehubungan peringatan Dies Natalis.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Senat Fakultas, Rektor Unsrat, dan semua pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban tugas sebagai dekan.

Salah satu capaian penting adalah implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) secara menyeluruh di semua program studi,”jelas Dedie Tooy.

Fakultas juga patut bersyukur atas perolehan sertifikasi ISO 21001:2018, standar internasional sistem manajemen organisasi pendidikan.

“Sertifikasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen fakultas dalam memberikan layanan yang efektif bagi pemangku kepentingan,” ujar Dekan.

Prof. Dedie Tooy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi,sambil  memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan dalam laporan.

Harapannya, setiap capaian benar-benar memberikan dampak positif bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, orang tua, universitas, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kiranya semangat Dies Natalis ke-66 ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama.

Dalam mewujudkan pertanian modern sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jani Niclas Lukas, S.Pi., M.Si., mewakili Gubernur Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., serta berbagai instansi dan lembaga pemerintah yang telah berkolaborasi dengan Faperta Unsrat.

Perayaan Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian masih akan berlanjut dengan kegiatan temu alumni pada awal Juni 2026. Acara yang mengusung konsep back to campus ini akan dilaksanakan di area depan Gedung Dekanat Fakultas Pertanian Unsrat dan mengundang alumni dari semua angkatan.

Panitia temu alumni telah berkoordinasi dengan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Pertanian yang diketuai oleh Ir. Rita Maya Tamuntuan.(tha)