banner 1198x899 banner 1198x899

Jelang Pilkada Bolmut, Wacana Figur Perempuan Mulai Mengemuka

Deretan figur perempuan yang dinilai memiliki elektabilitas setara dengan kandidat laki-laki pada Pilkada Bolmut mendatang

Bolmut – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 tidak lama lagi akan dilaksanakan.

Salah satu daerah yang turut serta pada Pilkada serentak itu, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pada helat politik tersebut, sejumlah tokoh yang dinilai mempunyai kans pun mulai melakukan gerilya politik.

Tak terlepas peranan Partai Politik (Parpol), sebagai instrumen resmi untuk mengusung kandidat Kepala Daerah.

Menariknya, di tengah hiruk pikuk politik itu, muncul wacana publik yang menawarkan figur perempuan sebagai alternatif strategis dalam menuai dukungan.

Dari masing-masing latar belakang dan rekam jejak, figur-figur tersebut dinilai memiliki elektabilitas yang setara dengan kandidat laki-laki.

“Sepertinya Bolmut butuh figur perempuan untuk Pilkada mendatang, dan figur-figur ini mempunyai tingkat elektabilitas yang tinggi, nilainya bahkan setara dengan kandidat laki-laki yang sekarang ini disebut-sebut,” ucap Taufik, Rabu (17/04/2024).

Dia pun menyebut deretan nama figur perempuan bolmut yang dinilai mempunyai kompetensi dan kapabilitas jika diajukan sebagai kandidat pada Pilkada nanti.

“Kita punya figur perempuan yang mumpuni, mereka ini memiliki kelebihan masing-masing dan pantas menjadi seorang Ibu bagi masyarakat Bolmut,” sebut Taufik.

Figur perempuan itu adalah Dra. Hj. Ainun Talibo, yang akrab disapa Mama Adit, kemudian Dra. Moilom Pontoh, Kepala Dinas Sosial Bolmut yang sudah memasuki purna tugas.

“Itu figur di Dapil Dua, sedangkan Dapil Tiga ada Ibu Akrida Datunsolang, ST, dan Ibu Sauda Lakoro, sedangkan di Dapil Satu Ibu Dewi Mondo, dia juga punya kans yang sama,” bebernya.

Meskipun demikian lanjut Taufik, keputusan untuk maju berkontestasi ada pada figur-figur tersebut.

“Tinggal bagaimana para kandidat laki-laki untuk melakukan komunikasi politik dengan mereka, demikian pula Partai Politik, harus mempertimbangkan eksistensi figur perempuan ini,” lanjutnya.

Dalam Hitungan Politik tambah Taufik, pemilih perempuan di Bolmut hampir berimbang dengan laki-laki.

“Kalu ada figur perempuan yang maju berpasangan dalam Pilkada mendatang, saya bisa pastikan 90 persen perempuan akan memilih perempuan,” pungkasnya. (Rom) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *