banner 1198x899 banner 1198x899

Ini Kata Ketua KPU Sulut Kenly Poluan Terkait Kesiapan Logistik Pemilu 2024

Foto Kenly Poluan

Manadoradarsulut.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) semakin mengencangkan persiapan pemilihan umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang. Segala kebutuhan digenjot lembaga penyelenggara pemilu itu.

Kini lembaga yang dinakhodai Kenly Poluan tersebut sedang menfinalkan logistik yang dibutuhkan saat pemungutan suara digelar.

Terpantau sudah sejak 2 pekan terakhir seluruh jajaran KPU baik dilevel Provinsi hingga Kabupaten/Kota bolak balik sejumlah daerah di pulau Jawa yang menjadi lokasi produksi logistik.

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan menjelaskan, pihaknya saat ini sedang mematangkan serta memastikan pengadaan logistik dan pendistribusian. KPU menggunakan beberapa pabrikan untuk mencetak kertas suara dan juga kebutuhan logistik lainnya. Ia membeberkan dalam proses pengadaan logistik itu ada dua tahap.

“Untuk logistik tahap pertama semuanya sudah di gudang kabupaten/kota. Itu ada 4 item. Yakni kotak suara, bilik suara, tinta dan segel plastik pengganti gembok. Itu 100 persen sudah di gudang kabupaten/kota,” ujar Kenly, Rabu (6/12) saat kegiatan media gathering pelaksanaan tahapan kampanye pemilu 2024 disalah satu warung kopi di Manado.

Dijelaskannya, pada tahap dua ini, proses pengadaan itu salah satunya adalah logistik utama yakni surat suara.

“Itu sudah selesai cetak. Tinggal kirim dari Klaten. Itu terdiri dari surat suara DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Kalau surat suara DPR RI dicetak oleh KPU RI dan juga surat suara pilpres. Sedangkan surat suara untuk DPD RI itu akan mulai dicetak tanggal 8 Desember di Jakarta,”kata mantan anggota Bawaslu Sulut itu.

Lanjutnya, untuk logistik lainnya sementara diproses. Seperti formulir, sampul dan lainnya. Lebih jauh diterangkannya, ada 8 item yang menjadi kewenangan KPU Provinsi dan saat ini sedang dalam proses.

“Karena kan proses pengadaan dan pengelolaan logistik itu sekarang dibagi kewenangannya secara struktur. Ada yang diadakan kabupaten/kota ada yang provinsi,” tuturnya.

Meski terbagi kewenangannya, namun semua pengadaan dilakukan dengan sistem e-katalog. Fungsi Sekretaris hanya lakukan klik saja. Sebab, semuanya sudah ada dalam kontrak KPU RI dengan LKPP.

“Kami di daerah hanya tinggal klik saja. Sistem yang kerjakan,” ucapnya.

Diperkirakan untuk surat suara DPRD provinsi, kabupaten/kota sampai di Pelabuhan Bitung sekitar tanggal 21-23 Desember. Dengan jumlah sekira 14 kontainer.

Dan untuk surat suara DPD RI diperkiraan awal Januari 2024.

“Setelah itu, kita akan lakukan tugas-tugas seperti sortir, pengepakan dan lainnya. Dan semua itu dilakukan di gudang kabupaten/kota. Kita punya 15 gudang. Semua logistik langsung didistribusikan ke gudang di kabupaten/kota,”tandasnya.(fjr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *