Program MBG Hadir di Desa Klabat Minahasa Utara Dorong Ketahanan Gizi Masyarakat

DIMEMBE–Sulawesi Utara (16/11) – Pemerintah melalui Badan Gizi
(BGN) bersama DPR RI menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
(MBG) di Desa Klabat Jaga VII, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa
Utara pada Kamis, (13/11).

Sosialisasi program MBG menjadi momentum untuk
mencetak generasi bangsa Indonesia yang sehat, berkualitas, dan cerdas.

Sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh Anggota Komisi IV, DPR RI, Hindun
Anisah, Tenaga Ahli Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Deputi Prokerma
BGN Abdullah Kamil, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IV DPR RI, Hindun menyampaikan
apresiasinya terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat akses pangan bergizi
bagi masyarakat.

Menurutnya, program MBG merupakan wujud nyata perhatian
pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang selama
ini masih menghadapi keterbatasan akses pangan sehat.

“Program MBG adalah bagian dari program prioritas nasional di bawah arahan
Presiden dan Wakil Presiden untuk memperkuat ketahanan gizi sekaligus
mendukung swasembada pangan,” tutur Hindun Anisah.

Hindun menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG dikoordinasikan langsung oleh
BGN agar implementasinya efektif dan berkelanjutan.

Salah satu kekuatan
program ini adalah pemanfaatan bahan pangan lokal yang dipasok melalui Sentra
Produksi dan Penyediaan Gizi (SPPG). Selain memastikan ketersediaan bahan
segar dan berkualitas, pola ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal.

“Program ini tidak hanya meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga
memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga sekitar,” tambahnya.

Selain itu, program MBG juga membuka peluang kerja baru melalui perekrutan
tenaga dapur dari masyarakat sekitar SPPG. Sebagai wakil rakyat,

Hindun
menekankan pentingnya percepatan pembangunan SPPG di Minahasa Utara agar
manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat.

Dengan sosialisasi yang dilakukan di Desa Klabat ini ia mengajak agar seluruh
pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran implementasi MBG guna
menurunkan angka stunting dan kekurangan gizi serta mendukung pencapaian Visi
Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul
dan berdaya saing.(tha)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *