banner 1198x899 banner 1198x899

Pemkab Bolmut Bakal Intens Lakukan Kajian Kerohanian

PERDANA - Kajian kerohanian yang digagas oleh Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, dengan melibatkan seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Bolmut yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap spiritual dalam melaksanakan tugas-tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Pada Masyarakat.

Bolmut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus meningkatkan asupan spiritual kepada jajarannya.

Hal itu diwujudkan dengan pelaksanaan kajian rutin kerohanian yang dijadwalkan setiap hari Kamis.

Kajian kerohanian itu tujuannya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi jajaran Pemkab Bolmut.

 

“Kajian ini untuk mengingatkan pegawai Pemkab agar selalu menyandarkan pada nilai-nilai spiritual dalam melaksanakan tugas,” kata Sirajudin, Kamis (09/11/2023).

Menurutnya, setiap pelaksanaan pekerjaan yang didasarkan pada nilai spiritual akan memberikan hasil yang diberkahi.

“Setiap pekerjaan yang didasarkan pada keyakinan dan spiritual yang tinggi, tidak hanya memberikan hasil yang maksimal, tetapi mengandung nilai keberkahan,” ujar Sirajudin.

Lebih dari itu lanjut Sirajudin, dengan kajian tersebut, pemimpin wajib mengajak jajarannya untuk terus meningkatkan ketakwaan melalui kajian-kajian kerohanian.

“Biasanya kalau khutbah atau ceramah sifatnya satu arah, tapi dalam kajian seperti ini akan terbangun tanya jawab antara nara sumber dengan peserta,” lanjutnya.

Sehingga, terhadap hal-hal yang masih perlu dipertanyakan lebih dalam akan terjawab dan dapat dipahami.

“Tentu ketika terjadi tanya jawab, maka apa yang belum dipahami akan dijelaskan saat itu pula, sehingga peserta langsung mendapat penjelasan yang tuntas,” imbuhnya.

Kajian tersebut membedah mulai dari hikmah dan hakikat berwudlu, penjelasan sholat sampai substansi ayat demi ayat dalam Al-qur’an.

Dalam kajian itu, Pemkab Bolmut menghadirkan mubaligh yang kompeten di bidangnya sebagai nara sumber.

“Kajian ini akan dilaksanakan terus menerus sehingga terwujud jajaran Pemkab Bolmut yang benar-benar paham soal ilmu agama,” tambah Sirajudin.

“Kalau alumni pesantren, mereka pasti sudah banyak tahu, tapi yang basicnya pendidikan umum, tentu perlu diasah,” tutupnya. (Rom) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *