Manadoradarsulut.com–Akhirnya setelah dilakukan proses renovasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menempati kantor baru dibilangan jalan Sam Ratulangi, Kota Manado.
Kantor baru tersebut diketahui merupakan eks kantor Pengadilan Negeri (PN) Manado yang sudah berpindah tempat.
Patut diapresiasi peresmian kantor Bawaslu Sulut ini turut dihadiri Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Anggota Bawaslu RI Herwyn Malonda dan bahkan Anggota Bawaslu se Indonesia yang saat ini juga sedang mengikuti kegiatan nasional di Manado.
Kantor baru ini nantinya akan menjadi pusat aktifitas Bawaslu Sulut dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 dan seterusnya.
Dalam sambutannya Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menyampaikan selamat kepada Bawaslu Sulut atas kantor barunya.
“Selamat buat Bawaslu Sulut boleh memiliki gedung yang baru, dan ini berkat juga dari puncak kekuasaan kehakiman kami yakni Pengadilan Negeri,”ujar Bagja.
Bagja juga menyebut bahwa dirinya dan Kepala Pengadilan Negeri (PN) Manado, YM. Indrawan, SH, MH, adalah merupakan seniornya di Pramuka.
“Saya bersama beliau (Kepala PN Manado) punya organisasi yang sama yaitu Pramuka, beliau ini kakak saya, senior di Pramuka, dan kami punya rintisan di Bawaslu yaitu Saka Adhyasta, sekarang sedang kita proses sampai saat ini,”beber Komisioner Bawaslu RI dua periode itu.
Ketua Bawaslu RI ini pun memuji bangunan dari gedung baru milik Bawaslu Sulut ini, yang dinilainya sangat representatif.
“Kami melihat kantor ini sepertinya pas untuk Bawaslu Sulut, bahkan ada ruang tamu tersendiri, karena di kantor Bawaslu Provinsi lain memiliki ruang tamu itu seperti memiliki kemewahan tersendiri. Dan saya kira gedung ini merupakan pinjam pakai dengan pihak PN Manado, dan semoga karena PN Manado sudah ada kantor yang baru kiranya gedung ini bisa dilepas saja kepada Bawaslu,”canda Bagja yang disambut dengan tawa dan aplaus para undangan.
Lebih lanjut Bagja pun mengingatkan bahwa Pilkada 2024 saat ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia tidak ada lagi gelombang-gelombang seperti Pilkada sebelumnya.
“Pilkada saat ini akan dilakukan serentak pada 27 November 2024, kalau sebelumnya itu ada beberapa gelombang. Jadi nanti kami akan sangat berhubungan dengan Kapolda dan Danrem untuk melakukan rentang kendali, karena dulu masih ada pemantauan, tapi sekarang semua pasukan akan terkonsentrasi di wilayah masing-masing,”pungkas Bagja, sembari berharap tidak ada PSU Pilkada di Sulut nanti.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh mengatakan, dirinya bersama Anggota Bawaslu Sulut lainnya serta bersama seluruh staf yang ada mengucapkan rasa syukur karena peresmian kantor Bawaslu Sulut ini didatangi dan diresmikan langsung oleh Ketua Bawaslu RI.
“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena kesempatan hari ini Tuhan berkenan untuk kami menerima peresmian kantor oleh Ketua Bawaslu RI. Kami memang memunggu waktu yang tepat, dan kami yakini hari ini adalah waktu yang paling tepat,”ucap Mewoh.
Ardiles mewakili rekan-rekan Komisioner Bwaslu berharap gedung kantor Bawaslu Sulut yang baru diresmikan tidak hanya berstatus pinjam pakai.
“Mudah-mudahan rumah baru ini tidak kami pinjam terus menerus pak ketua. Mudah-mudahan ini bisa kami pakai sampai penerus-penerus kami mendatang, menjadi warisan yang paling berharga bagi penyelenggara pemilu di Sulawesi Utara. Itu harapan kami,”terang Ardiles.(fjr)
![]()















