banner 1198x899 banner 1198x899

Pasca Pemilu, Bawaslu Sulut Gelar Rakor dan Evaluasi Dukungan Sekretariat

SAH : Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin Christian saat memukul gong tanda kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi berakhir, Senin (25/3).

Manadoradarsulut.com–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat koordinasi dan evaluasi dukungan Sekretariar Bawaslu Provinsi serta Kabupaten/Kota bersama stakeholder terhadap pengawasan tahapan pemilihan umum tahun 2024 di Sulawesi Utara, Senin (25/3) di hotel Aryaduta Manado.

Kegiatan yang diikuti Kepala Sekretariat dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara itu juga turut dihadiri stakeholder yang berasal dari organisasi mahasiswa dan kepemudaan serta media massa.

Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin Christian kepada media mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi suport sistem yang diberikan Sekretariat dalam melakukan pengawasan tahapan pemilu 2024. Kata dia, selain itu kegiatan ini juga untuk mendapatkan informasi apa-apa yang menjadi kendala saat proses pemilu belum lama ini. Apalagi saat ini Bawaslu akan menghadapi Pilkada serentak.

“Saat ini juga tahapan pemilu masih berjalan yakni adanya gugatan dari peserta pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tentunya itu memerlukan suport data dan informasi dari Sekretariat untuk membantu jajaran Bawaslu Provinsi hingga ke Kabupaten/Kota. Selain itu informasi dari pihak eksternal dalam hal ini teman-teman media sangat dibutuhkan untuk memberikan masukan-masukan yang nantinya akan dilakukan perbaikan-perbaikan dari Bawaslu sendiri,”ujar jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.

Aldrin mengakui pada tahapan pemilu 2024 pihaknya mengalami beberapa kendala. Contohnya adanya kejadian-kejadian khusus yang anggarannya tidak tertata. Menurutnya, Bawaslu menggunakan rencana kegiatan tahunan, sehingga itu dilakukan rapat bersama untuk mencarikan solusi-solusi yang tentunya sesuai dengan mekanisme yang harus dilakukan.

“Contohnya pada kegiatan Gakkumdu yang berasal dari pihak kepolisian dan kejaksaan, itu tentunya harus kita rapatkan bersama untuk disesuaikan. Dan itu semuanya puji tuhan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Saat ini juga kita sedang mempersiapkan untuk berjalannya tahapan Pilkada. Jika mengacu pada aturan itu harusnya sudah berjalan sejak 1 tahun sebelumnya. Namun karena beririsan jadi kita tetap menjalankan proses pemilu dan pilkada bersamaan,”terang Aldrin.(fjr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *